Menkeu Siap Cairkan Dana Darurat untuk Bencana Besar di Sumatera

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah siap menggelontorkan dana darurat untuk mempercepat penanganan banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Di sela gelaran Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di Jakarta, Sabtu, Purbaya menegaskan bahwa negara tidak akan menunda dukungan fiskal ketika keselamatan masyarakat menjadi taruhannya.
“Saya bukan bidang itu. Tapi kalau saya disuruh bayar, saya bayar, gitu aja,” kata Purbaya.
Baca Juga: Soal Pemeriksaan Kasus Pajak 2016-2020, Menkeu Purbaya Tegaskan Kooperatif dan Tak Intervensi
Pernyataan tersebut merespons besarnya kebutuhan anggaran akibat bencana besar di Sumatera yang memaksa pemerintah pusat bergerak lebih cepat.
Meski mengaku belum familiar dengan detail regulasi Pooling Fund Bencana (PFB), Purbaya menegaskan bahwa cadangan fiskal selalu siap diaktifkan.
PFB sendiri merupakan skema pendanaan inovatif yang diatur lewat Perpres Nomor 75 Tahun 2021. Melalui mekanisme ini, pemerintah dapat membiayai risiko bencana secara lebih terstruktur, termasuk melalui APBN, APBD, hingga pengalihan risiko kepada pihak ketiga melalui asuransi.
Dengan skema tersebut, pemerintah tidak hanya mengandalkan alokasi tahunan, tetapi memiliki fleksibilitas fiskal untuk merespons bencana berskala besar.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Hormati Proses Hukum Kasus Pajak, Pastikan Tak Ikut Campur
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga menekankan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah memastikan bantuan cepat tersalurkan ke wilayah terdampak.
Sementara itu, desakan agar pemerintah menetapkan status bencana nasional terus menguat, terutama karena skala kerusakan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dinilai melampaui kapasitas pemerintah daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








