XRP Berpotensi Alami Koreksi, Sinyal Bearish dari TD Sequential Menguat

AKURAT.CO Pasar kripto diprediksi akan kembali terguncang akibat adanya potensi penurunan harga secara signifikan. Hal tersebut terlihat dari hasil indikator TD Sequential menunjukan adanya penurunan tren yang mampu memicu koreksi dalam waktu dekat.
Menurut Analis Kripto, Ali Martines menjelaskan bahwasanya indikator teknikal tersebut mengindikasikan bahwa XRP telah mencapai puncaknya pasca reli signifikan sejak awal Maret.
"Jika sinya ini akurat, maka XRP bisa-bisa mengalami tekanan jual lebih lanjut," tulisnya melalui akun pribadi miliknya yang dikutip dari laman Pintu, Minggu (9/3/2025).
Seperti yang diketahui, indikator TD Sequential dikembangkan oleh Tom DeMark, merupakan alat analisis teknikal yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi pembalikan tren.
Oleh karena itu, lanjut Martines, dengan melihat pola pergerakan harga selama dua minggu terakhir, TD Sequential memberikan sinyal kuat bahwa XRP mungkin sudah berada di zona overbought dan berisiko mengalami penurunan.
Baca Juga: Mantap! XRP Diprediksi Melonjak di Angka USD13
Pada saat analisis tersebut dirilis, XRP diperdagangkan di harga USD2,53, mengalami koreksi dari level tertinggi USD2,60 sehari sebelumnya. Meskipun hanya turun sekitar 2,7% namun sinyal dari TD Sequential menarik perhatian para trader yang kini lebih waspada terhadap kemungkinan perubahan tren.
Padahal sejak 1 Maret 2025 lalu, XRP mengalami lonjakan harga yang signifikan, naik 44,3% dari USD2,03 hingga mencapai USD2,93 pada 3 Maret. Lonjakan ini disertai volume perdagangan yang tinggi, mencerminkan minat beli yang kuat.
Namun, pada 6 Maret 2025 lalu, XRP kembali mencapai puncak di USD2,65, tetapi dengan volume lebih rendah, yang mengindikasikan pelemahan momentum bullish.
Tekanan jual mulai terlihat pada 7 Maret 2025, di mana XRP terkoreksi ke kisaran USD2,50-2,55. Pola ini semakin menguatkan sinyal bearish dari TD Sequential, terutama setelah pola “9” pada indikator tersebut sering menjadi tanda awal pembalikan tren terbentuk pada grafik harga.
Baca Juga: Ripple (XRP) Naik 5,02 Persen, Akankah Mengulang Lonjakan Hingga 160 Persen?
Sedangkan, lanjut Martines, jika dilihat berdasarkan analisis teknikal, level support utama XRP berada di kisaran USD2,50-2,55. Jika level ini ditembus, harga XRP berpotensi turun lebih jauh ke USD2,40 atau bahkan lebih rendah. Koreksi ini dapat semakin mengonfirmasi tren bearish yang telah diprediksi sebelumnya.
"Namun, di dunia kripto, segala sesuatu bisa berubah dengan cepat. Faktor eksternal seperti sentimen pasar global, regulasi pemerintah, dan adopsi institusional dapat mempengaruhi arah harga XRP dalam waktu dekat," paparnya kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 6Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 7Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 9Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel
- 10Didamping Dasco hingga Teddy, Presiden Prabowo Bertakziah ke Kediaman Megawati









