AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie mengapresiasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI karena dinilai berhasil menjalankan restrukturisasi kredit dengan memenuhi prinsip tata kelola yang good governance, kredibel dan transparan. Pujian itu disampaikan jelang berakhirnya relaksasi restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 OJK pada 31 Maret 2024 mendatang.
Menurut Dolfie, capaian tersebut juga tak lepas dari kebijakan strategis BNI yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas kredit BNI, ekspansi bisnis, digital capability, optimalisasi SDM serta optimalisasi kontribusi perusahaan anak dalam 3 tahun belakangan.
"Komisi XI mengapresiasi peran BNI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan pembangunan, termasuk fungsi intermediasi ke debitur terdampak Covid-19 dan UMKM untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional," ungkapnya kepada Akurat.co, Selasa (5/3/2024).
Baca Juga: Setoran Dividen BNI 2023 Naik, DPR Beri Apresiasi
Sebelumnya Direktur Keuangan BNI, Novita Widya Anggraini dalam konferensi pers RUPST tahun buku 2024 mengatakan berakhirnya program restrukturisasi kredit OJK memiliki dampak sangat minimal terhadap kualitas aset BNI.
Dikataman, porsi kredit restrukturisasi Covid-19 sudah jauh berkurang, menjadi Rp27 triliun per 31 Desember 2023 lalu dibanding posisi puncaknya pada 31 Desember 2020 dengan porsi 18,6% dari seluruh total kredit yang disalurkan.
Selain itu, sebagian besar nasabah dalam kategori tersebut sudah mampu membayar kewajiban dengan tingkat bunga komersial. Perbaikan kualitas kredit terjadi di seluruh segmen dan sektor industri.
"Memang kami terus mengkaji secara berkala kondisi dan prospek debitur ini. Review terakhir kami, potensi debitur untuk dikeluarkan dari klasifikasi ini tinggi, yakni mereka yang sudah memembayar tanpa tunggakan dan yang sudah membayar pada tingkat bunga komersial. Kami melihat mereka mayoritas berada dalam risiko rendah hingga menengah," ujar Novi.
Menurut Novi, dengan profil risiko yang mayoritas rendah hingga menengah tersebut ke depan tidak akan ada peningkatan NPL. Lebih jauh NPL 2024 proyeksikan membaik dari posisi 2023 lalu dengan guidance di bawah 2%.
Sementara itu tingkat pengembalian modal atau return on equity (ROE) BNI pada periode yang sama mencapai 15,2% dengan perkiraan positif pada masa yang akan datang, atau sebesar 20% di 2028. Peningkatan ROE akan dicapai melalui konsistensi dalam membukukan pertumbuhan kredit yang berkualitas dari segmen consumer, corporate, dan UMKM sehingga kualitas aset akan sehat dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya









