189 PSN Senilai Rp1.614 T Rampung per Kuartal I-2024

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, menegaskan komitmen pemerintah dalam menyelesaikan evaluasi dan penyesuaian Program Strategis Nasional (PSN) sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Sebanyak 198 proyek PSN telah diselesaikan per kuaratl I-2024.
Demikian ia sampaikan di sela acara 'Rakernas Percepatan dan Pra-Evaluasi PSN' di Hotel Park Hyatt, Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Menteri Airlangga merinci, dari 198 proyek yang telah diselesaikan, 32 proyek dan 10 program beroperasi sebagian, sementara 44 proyek serta 3 program sedang dalam tahap konstruksi dan realisasi.
"Penyesuaian daftar PSN yang dapat diselesaikan tahun ini dan PSN yang dilanjutkan di periode berikutnya adalah PSN yang tidak membutuhkan APBN secara kumulatif," ungkapnya.
Baca Juga: PSN PIK 2 dan BSD Disorot, Begini Jawaban Pemerintah
Total nilai proyek yang telah selesai mencapai Rp1.614 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 2,71 juta orang.
Menteri Airlangga juga menambahkan bahwa pemerintah berharap 41 proyek PSN senilai Rp554 triliun dapat diselesaikan pada tahun 2024.
Dalam rangka pembangunan mineral kritis, terdapat 16 proyek dengan nilai investasi mencapai 248,75 Triliun. Proyek-proyek tersebut meliputi hilirisasi nikel, hilirisasi tembaga, hilirisasi boksit, hilirisasi alumina, dan hilirisasi pasir besi menjadi pig iron.
"Masyarakat Indonesia dapat menantikan peran strategis proyek ini dalam transformasi perekonomian. Komitmen dari para stakeholder sangat penting dalam menyelesaikan proyek ini tepat waktu," tegas Airlangga.
Selain itu, Airlangga menjelaskan bahwa Menteri dan Kepala Lembaga telah diberi arahan untuk mengambil langkah-langkah strategis segera, termasuk dalam hal penyediaan lahan, pelepasan kawasan hutan, penyelesaian masalah pihak ketiga, alokasi anggaran, dan percepatan penerbitan izin.
Sebanyak 16 PSN baru, yang terdiri dari 14 proyek dan 2 program, telah ditambahkan dalam daftar.
Menko Airlangga menekankan bahwa pelaksanaan dan penyelesaian PSN harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti dukungan terhadap program prioritas pemerintah, dampak ekonomi regional, nilai investasi yang substansial, serta kriteria kesiapan yang mencakup pembiayaan, penguasaan lahan, dan dukungan perizinan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










