WIKA Bukukan Penjualan hingga Rp9,09 Triliun, Fokus Pemulihan Kinerja Keuangan

AKURAT.CO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) catatkan kontrak baru sebesar Rp6,19 triliun dan penjualan sebesar Rp9,09 triliun hingga September 2025.
Di mana kontribusi penjualan tersebut mayoritas berasal dari segmen infrastruktur dan gedung sebesar 39%, EPCC sebesar 25%, industri penunjang konstruksi sebesar 29%, dilanjutkan segmen realty & properti, dan investasi.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW) menekankan pentingnya upaya peningkatan fundamental dan memperoleh dukungan stakeholders di tengah kondisi infrastruktur saat ini.
“Selain itu, kami juga aktif membangun komunikasi yang intensif dengan stakeholders kami, karena diperlukan dukungan dari seluruh pihak agar langkah penguatan dan penyehatan ini dapat berjalan dengan baik,” kata Agung dalam keterangannya, Jumat (31/10/205).
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Air Nasional, Waskita Karya Bangun Sistem Karian–Serpong Senilai USD56,86 Juta
Adapun capaian ini mampu dicapai berkat upaya konsisten Perseroan dalam menjaga fundamental bisnisnya tetap kompetitif dan produktif di tengah kondisi industri konstruksi yang menantang saat ini.
Upaya konsisten yang terus dilakukan Perseroan tersebut diantaranya meliputi 8 substream penyehatan seperti peningkatan tata kelola dan perbaikan portofolio order book.
Serta 4 pilar utama perbaikan arus kas, seperti debt restructuring, non-core asset recycling pada penyertaan investasi jangka panjang, percepatan pencairan piutang dan penerapan operational excellence di seluruh lini bisnis.
Berkat upaya tersebut, hingga kuartal 3 2025, Perseroan berhasil menurunkan utang berbunga sebesar Rp2,20 triliun dan utang mitra kerja sebesar Rp924,58 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan juga berhasil menurunkan Account Receivable Days (efektivitas perputaran piutang) dan Account Payable Days (efektivitas pembayaran utang) menjadi 127 hari dan 158 hari, dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 142 hari dan 196 hari.
Baca Juga: Proyek Whoosh Butuh Keputusan Politik
Dampak dari upaya tersebut membuat aktivitas operasi menjadi lebih efisien, tercermin pada kemampuan menjaga core operasi Perseroan tetap positif sebesar Rp287,83 Miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









