Akurat

Kementerian PU Cek Keandalan Bangunan di Dua Ponpes Besar Jatim

Andi Syafriadi | 11 Oktober 2025, 19:10 WIB
Kementerian PU Cek Keandalan Bangunan di Dua Ponpes Besar Jatim

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan pengecekan keandalan bangunan pondok pesantren (Ponpes) Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang dan Ponpes Lirboyo Kota Kediri.

Pengecekan dilakukan pasca musibah yang terjadi di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyatakan dukungannya dengan mengerahkan tim dari jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya yang telah tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Perkuat Konektivitas, Kementerian PU Genjot Pemeliharaan Jalan dan Jembatan di Sintang

“Tim dari Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebar di seluruh Indonesia, sehingga harapannya kita bisa cepat pengecekannya," kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Sabtu (11/10/2025).

Sebagai tindak lanjut Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU Dewi Chomistriana melakukan pengecekan terhadap keandalan bangunan pesantren, yaitu Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar di Jombang dan Lirboyo di Kota Kediri, Jawa Timur.

“Ini adalah instruksi dari Presiden yang disampaikan melalui Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) dan Menteri PU. Kami diminta untuk melakukan pengecekan terhadap keandalan bangunan di sejumlah pondok pesantren,”ujar Dewi.

Pengecekan bangunan selain keandalan bangunan juga memperhatikan aspek penambahan bangunan-bangunan yang ada di dalam pondok pesantren.

Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang berdiri sejak tahun 1917 ini merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua dan terbesar di Jombang memiliki jumlah santri mencapai 4.500 santri, dimana terdapat sekitar 2.500 santri yang tinggal di asrama.

Baca Juga: Kementerian PU Rehabilitasi Jaringan Irigasi Delta Brantas Sidoarjo

Di Ponpes Mambaul Maarif tengah dibangun Sanitasi LPK berupa, MCK 6 bilik, tempat wudhu, tempat cuci tangan, tempat cuci bersama, IPALD (Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik) 1 unit serta menara air 1 unit.

Dilaksanakan dengan metode swakelola tipe IV dan Perjanjian Kerja Sama sejak 1 Oktober 2025 - 30 Desember 2025 dengan anggaran sebesar Rp250 juta.

Dirjen Dewi selanjutnya melakukan peninjauan Ponpes Lirboyo Berlokasi di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri yang memiliki sekitar 52.000 santri.

Ponpes Lirboyo saat ini sedang melakukan konstruksi berupa gedung madrasah putra (4 lantai), ruang serba guna serta kamar mandi, dan ruang penginapan santri.

Untuk Ponpes Lirboyo Kota Kediri, perencanaan bangunannya sudah baik hanya ada beberapa yang perlu dilakukan perkuatan terutama perkuatan dindingnya.

“Tadi kami sudah memberikan sedikit rekomendasi kepada tukang yang sedang bekerja agar meningkatkan kualitasnya," ucap Dewi

Kementerian PU akan melatih para santri yang memang tertarik di bidang konstruksi, sehingga nantinya kompetensi para santri bisa terjamin karena telah memiliki sertifikat dan secara legal bisa membantu pekerjaan dibidang konstruksi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.