Akurat Logo

Kenapa Pusat Data AI Butuh Banyak Air? Ini Alasan dan Cara Kerjanya

Putri Chandra | 29 September 2026, 14:03 WIB
Kenapa Pusat Data AI Butuh Banyak Air? Ini Alasan dan Cara Kerjanya
Ilustrasi, Pusat Data AI Butuh Banyak Air - Gemini

AKURAT.CO Penggunaan kecerdasan buatan atau AI semakin berkembang, tetapi di balik teknologi tersebut terdapat Pusat data AI membutuhkan banyak air.

Hal ini terjadi karena server AI menghasilkan panas yang sangat tinggi saat memproses data.

Lantas, kenapa pusat data AI butuh banyak air? Air sebenarnya tidak digunakan oleh AI secara langsung, melainkan menjadi bagian dari sistem pendinginan untuk mengatasi panas yang dihasilkan server saat melakukan komputasi dalam jumlah besar.

Baca Juga: Kim Ji Won Jadi Dokter Jenius di Doctor X, Jago Operasi tapi Nyentrik di Luar Ruang Bedah


Kenapa Pusat Data AI Butuh Banyak Air?

1. Server AI menghasilkan panas besar

Model AI membutuhkan banyak GPU dan prosesor untuk melakukan perhitungan dalam jumlah besar. Semakin berat proses komputasinya, semakin banyak listrik yang digunakan dan semakin besar pula panas yang dihasilkan.

2. Air digunakan untuk mendinginkan server

Salah satu metode yang banyak digunakan pusat data adalah pendinginan berbasis air. Air membantu menyerap panas dari peralatan dan kemudian panas tersebut dibuang melalui sistem pendingin.

3. Ada proses penguapan

Dalam sistem tertentu, sebagian air dapat menguap ketika digunakan untuk membuang panas. Karena itu, pusat data perlu menambahkan air secara terus-menerus agar sistem pendinginan tetap berjalan.

4. AI membutuhkan komputasi yang sangat intensif

Pusat data untuk AI biasanya menggunakan GPU dalam jumlah besar untuk melatih dan menjalankan model AI. Beban komputasi tersebut dapat berlangsung terus-menerus sehingga kebutuhan pendinginan juga tinggi.

Baca Juga: Sarmuji Puji Kedewasaan Kader Muda Golkar, Zigo Rolanda Mantap Nahkodai AMPI Menuju Pemilu 2029

5. Tidak semua pusat data menggunakan air dalam jumlah yang sama

Besarnya konsumsi air bergantung pada desain pusat data, jenis sistem pendinginan, iklim lokasi, efisiensi perangkat, serta sumber listrik yang digunakan.

Ada pusat data yang menggunakan sistem air cooling, liquid cooling, atau kombinasi beberapa teknologi.


Cara Kerja Pusat Data AI

Air tidak digunakan oleh AI atau GPU secara langsung. Air terutama berperan sebagai bagian dari sistem untuk menghilangkan panas yang dihasilkan perangkat komputer.

Selain penggunaan langsung di pusat data, ada pula konsumsi air tidak langsung dari pembangkit listrik yang memasok energi ke pusat data.

Karena itu, ketika membahas jejak air AI, perhitungannya bisa mencakup air yang digunakan untuk operasional pusat data maupun proses menghasilkan listrik.


FAQ

1. Kenapa pusat data AI membutuhkan banyak air?

Pusat data AI membutuhkan air terutama untuk membantu sistem pendinginan. Server dan GPU yang menjalankan komputasi AI menghasilkan panas tinggi sehingga perlu didinginkan agar dapat bekerja secara optimal.

2. Apakah AI menggunakan air secara langsung?

Tidak. AI atau GPU tidak menggunakan air secara langsung. Air digunakan sebagai bagian dari sistem pendinginan untuk menyerap dan membuang panas dari perangkat komputer.

3. Kenapa server AI menghasilkan banyak panas?

Server AI menggunakan GPU dan prosesor untuk menjalankan perhitungan dalam jumlah besar. Aktivitas komputasi tersebut membutuhkan listrik dan menghasilkan panas yang harus segera dibuang.

4. Apakah semua pusat data AI menggunakan banyak air?

Tidak selalu. Jumlah air yang digunakan bergantung pada desain pusat data, teknologi pendinginan, kondisi iklim, efisiensi perangkat, serta sumber energi yang digunakan.


Kesimpulan

Kenapa pusat data AI butuh banyak air? Jawabannya berkaitan dengan kebutuhan pendinginan.

Server dan GPU yang menjalankan berbagai proses AI menghasilkan panas tinggi sehingga pusat data membutuhkan sistem untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil.

Air dapat menjadi bagian dari sistem pendinginan tersebut, terutama pada fasilitas yang menggunakan teknologi pendinginan berbasis air atau proses penguapan.

Namun, tidak semua pusat data memiliki konsumsi air yang sama karena bergantung pada teknologi, lokasi, desain fasilitas, dan sumber energi yang digunakan.

Dengan demikian, air bukan digunakan oleh AI secara langsung, tetapi menjadi salah satu sumber daya yang dapat dibutuhkan untuk menjaga infrastruktur komputasi AI tetap beroperasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.