ByteDance Kembangkan Chip AI, Bidik Produksi Bersama Samsung

AKURAT.CO ByteDance dikabarkan mengembangkan chip kecerdasan buatan (AI) sendiri untuk memperkuat teknologi internal perusahaan. Induk TikTok ini juga disebut menjajaki kerja sama dengan Samsung Electronics untuk memproduksinya.
Upaya ini dilakukan ByteDance guna mengamankan pasokan prosesor canggih di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi AI secara global. Pengembangan chip internal dianggap penting untuk mendukung strategi bisnis jangka panjang perusahaan.
Berdasarkan informasi dari sumber yang mengetahui proyek tersebut, ByteDance menargetkan penerimaan sampel chip pada akhir Maret 2026. Chip ini dirancang untuk kebutuhan inferensi AI yang semakin luas dalam berbagai layanan digital.
Pada tahap awal, ByteDance berencana memproduksi setidaknya 100.000 unit chip dalam satu tahun. Volume produksi tersebut disebut akan ditingkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kapasitas manufaktur, sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (12/2/2026).
Salah satu sumber menyebut ByteDance menargetkan peningkatan produksi hingga sekitar 350.000 unit chip. Jika tercapai, proyek ini akan menjadi pencapaian penting dalam pengembangan teknologi semikonduktor perusahaan.
Pembicaraan dengan Samsung juga mencakup akses ke chip memori yang saat ini langka akibat pesatnya pembangunan infrastruktur AI. Kondisi tersebut membuat potensi kerja sama dinilai strategis bagi ByteDance dalam menjaga rantai pasok teknologi.
Menanggapi kabar tersebut, juru bicara ByteDance menyebut informasi proyek chip internal tidak sepenuhnya akurat tanpa penjelasan detail. Sementara itu, Samsung menolak memberikan komentar terkait pembicaraan yang dikabarkan berlangsung.
Upaya pengembangan chip AI ByteDance sebenarnya telah dimulai sejak 2022 melalui perekrutan tenaga ahli di bidang semikonduktor. Pada 2024, perusahaan juga dilaporkan bekerja sama dengan Broadcom dalam perancangan prosesor AI yang diproduksi oleh TSMC.
Strategi ByteDance sejalan dengan langkah perusahaan teknologi global seperti Google, Amazon dan Microsoft yang mengembangkan chip AI sendiri. Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan pada Nvidia yang selama ini mendominasi pasar chip canggih.
Proyek chip dengan nama kode SeedChip menjadi bagian dari strategi besar ByteDance dalam memperkuat ekosistem AI, mulai dari chip hingga model bahasa besar. Perusahaan juga meningkatkan investasi AI karena teknologi ini dinilai berpotensi mengubah portofolio bisnisnya secara signifikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







