Microsoft Akui Update Windows 11 Berlapis Picu Masalah Boot pada PC

AKURAT.CO Microsoft akhirnya mengakui bahwa masalah boot pada Windows 11 dipicu oleh kombinasi pembaruan yang bermasalah. Gangguan ini muncul setelah update Januari terpasang di atas pembaruan Desember yang sebelumnya sudah bermasalah.
Sepanjang Januari, pengguna Windows 11 melaporkan berbagai bug aneh, mulai dari PC yang sulit dimatikan hingga kegagalan masuk ke sistem. Namun, kasus paling serius banyak dialami perangkat komersial yang tidak bisa melakukan booting.
Pada perangkat terdampak, layar biru atau BSOD dengan pesan 'UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME' muncul sebelum sistem operasi berjalan. Awalnya, pembaruan Januari dicurigai sebagai penyebab utama masalah tersebut.
Baca Juga: Laptop Sering Blue Screen Setelah Update Windows? Ini Cara Mengatasinya
Microsoft kemudian menjelaskan bahwa akar masalahnya lebih kompleks. Perangkat yang gagal menginstal pembaruan keamanan Desember dan berada dalam kondisi sistem yang tidak stabil berisiko mengalami kegagalan boot saat menerima update berikutnya.
"Kami sedang mengerjakan resolusi parsial yang akan mencegah perangkat tambahan menghasilkan skenario tanpa boot jika mereka mencoba menginstal pembaruan saat dalam keadaan yang tidak tepat ini," kata Microsoft, dikutip dari BleepingComputer, Rabu (4/2/2026).
Perusahaan menyebut situasi ini sebagai efek berantai akibat proses pembaruan yang tidak sempurna. Update Januari hanya memperparah kondisi yang sudah bermasalah sejak sebelumnya.
Saat ini, Microsoft tengah menyiapkan solusi parsial untuk mencegah perangkat lain masuk ke kondisi yang sama. Namun, hal ini belum mampu memperbaiki komputer yang sudah terlanjur mengalami kegagalan boot.
Artinya, sebagian pengguna masih harus menunggu perbaikan lanjutan dari Microsoft. Masalah update Windows 11 ini diperkirakan belum sepenuhnya selesai dan bisa berdampak lebih luas dalam waktu mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





