Akurat

Filter Spam Gmail Sempat Bermasalah, Email Promosi Ramai Masuk ke Kotak Masuk Pengguna

Petrus C. Vianney | 29 Januari 2026, 20:06 WIB
Filter Spam Gmail Sempat Bermasalah, Email Promosi Ramai Masuk ke Kotak Masuk Pengguna

AKURAT.CO Filter spam Gmail sempat bermasalah sehingga penyortiran email otomatis tidak berjalan normal. Akibatnya, banyak pesan promosi yang seharusnya masuk tab khusus justru muncul di kotak masuk utama pengguna.

Keluhan ini ramai dibahas di forum Google dan Reddit sejak akhir pekan lalu. Banyak pengguna melaporkan email dari pengirim tak dikenal lolos dari tab Promosi dan Pembaruan tanpa penyaringan yang semestinya.

Sebagian pengguna juga melihat peringatan khusus di bagian atas email. Spanduk tersebut menyatakan Gmail belum sepenuhnya memindai pesan untuk mendeteksi spam, pengirim tidak terverifikasi, atau potensi malware.

Google kemudian mengonfirmasi adanya gangguan melalui Dasbor Status Google Workspace. Perusahaan menyebut masalah mulai terjadi pada Sabtu (24/1/2026) waktu Pasifik dan memengaruhi proses pemeriksaan spam Gmail.

Baca Juga: Google Resmi Izinkan Pengguna Ganti Alamat Gmail, Begini Cara Lengkapnya

Dalam pengumumannya, Google mengimbau pengguna agar lebih waspada selama sistem penyaringan tidak berjalan normal. Tim teknis disebut langsung melakukan investigasi untuk menemukan penyebab gangguan tersebut.

"Kami menyarankan para pengguna untuk ekstra rajin sebagai pengganti pemeriksaan spam yang hilang," tulis Google dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (27/1/2026).

Beberapa jam kemudian, laporan gangguan mulai berkurang. Pada Sabtu malam waktu setempat, Google memperbarui status dan menyatakan bahwa masalah klasifikasi email Gmail telah berhasil diatasi.

Google juga memastikan akan merilis analisis insiden setelah penyelidikan internal selesai. Perusahaan menyampaikan terima kasih atas kesabaran pengguna selama proses perbaikan berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.