7 Penyebab Aplikasi Sering Crash Sendiri dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Pernah mengalami aplikasi di ponsel tiba-tiba tertutup sendiri, berhenti mendadak, atau muncul pesan error seperti "Sayangnya aplikasi telah berhenti?"
Situasi seperti ini sering membuat frustrasi, terutama ketika kamu sedang bekerja, belajar, atau bermain game.
Aplikasi yang sering crash (force close) sebenarnya bukan hal yang sulit untuk diatasi.
Ada sejumlah penyebab umu, seperti masalah pada sistem, aplikasi itu sendiri, sampai kapasitas perangkat yang kurang memadai.
Artikel ini menjelaskan mengapa aplikasi sering crash sendiri dan cara memperbaikinya.
Apa Itu Aplikasi Crash?
Aplikasi crash terjadi ketika sebuah aplikasi tiba-tiba berhenti bekerja dan keluar dari tampilan layar tanpa peringatan jelas.
Di perangkat Android, ini sering ditandai dengan istilah force close.
Penyebab Aplikasi Sering Crash
Ada beberapa faktor yang umum menjadi penyebab aplikasi berjalan tidak stabil dan crash tiba-tiba.
Memahami penyebabnya membantu memilih solusi yang tepat.
1. Sistem Operasi Belum Diupdate
Sistem operasi yang belum diperbarui ke versi terbaru sering tidak kompatibel dengan aplikasi yang juga terus diperbarui. Ketika software dan app tidak sinkron, crash bisa sering terjadi.
2. Aplikasi Belum Diupdate
Sering kali aplikasi crash karena versi yang digunakan sudah lama. Developer biasanya merilis versi baru untuk memperbaiki bug, meningkatkan performa, atau menyesuaikan dengan sistem operasi terbaru.
3. RAM atau Memori Penuh
Perangkat dengan RAM yang hampir penuh atau penyimpanan internal yang penuh dapat membuat aplikasi tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk berjalan, sehingga ikut berhenti secara tiba-tiba.
4. Terlalu Banyak Aplikasi Berjalan di Latar Belakang
Memiliki banyak aplikasi aktif sekaligus di background bisa membebani kapasitas memori.
Ketika sistem tidak mampu menyediakan sumber daya cukup, beberapa aplikasi akan crash untuk membebaskan memori.
5. File Cache Menumpuk
Cache adalah data sementara yang disimpan aplikasi untuk mempercepat proses.
Namun saat cache menumpuk terlalu banyak, aplikasi justru bisa menjadi berat dan rentan crash karena data yang saling bertumpukan.
6. Konflik Antaraplikasi
Kadang aplikasi tertentu bisa saling berebut akses sumber daya atau menimbulkan konflik ketika berjalan bersama.
Efeknya: salah satu atau beberapa aplikasi akan berhenti tiba-tiba.
7. Perangkat Terlalu Panas
Saat smartphone atau tablet bekerja terlalu keras dalam kondisi panas, sistem bisa “mengurangi tekanan kerja” untuk mencegah kerusakan.
Salah satu caranya adalah menghentikan aplikasi yang sedang berjalan agar suhu turun.
Cara Mengatasi Aplikasi Sering Crash
Berikut ini sejumlah langkah praktis yang bisa langsung kamu coba di rumah untuk mengurangi atau mengatasi aplikasi yang sering crash.
1. Restart Perangkat
Cara paling sederhana namun sering efektif adalah restart ponsel atau tablet. Ini membantu membersihkan memori sementara dan mengatasi gangguan kecil pada sistem.
2. Perbarui Aplikasi
Pastikan aplikasi yang kamu gunakan diperbarui melalui toko aplikasi resmi. Update sering membawa perbaikan bug yang menjadi penyebab crash.
3. Perbarui Sistem Operasi
Cek di Pengaturan Sistem; Pembaruan perangkat lunak untuk memastikan OS kamu versi terbaru.
Sistem yang up to date membantu aplikasi berjalan lebih mulus.
4. Hapus Cache Aplikasi
Masuk ke Pengaturan aplikasi, pilih aplikasi yang sering crash, lalu hapus cache. Langkah ini sering menyelesaikan masalah tanpa menghapus data penting.
5. Tutup Aplikasi yang Tidak Digunakan
Bila banyak aplikasi berjalan di background, hentikan beberapa untuk memberi ruang memori yang lebih lega. Ini membantu ponsel menyediakan sumber daya yang cukup.
6. Gratis Ruang Penyimpanan
Periksa ruang penyimpanan internal dan hapus file yang tidak perlu atau pindahkan ke penyimpanan eksternal/cloud.
Aplikasi cenderung berjalan lebih stabil saat ruang penyimpanan tersisa cukup banyak.
7. Cek Izin Aplikasi yang Diperlukan
Beberapa aplikasi perlu permission tertentu (misalnya akses penyimpanan atau kamera).
Pastikan kamu memberikan izin yang diperlukan melalui Pengaturan aplikasi agar aplikasi bisa berjalan normal.
8. Uninstal dan Instal Ulang Aplikasi
Jika aplikasi tetap crash setelah langkah di atas, coba hapus aplikasi tersebut lalu instal ulang. Ini membantu memperbaiki file aplikasi yang mungkin rusak.
9. Cek Kompatibilitas Aplikasi
Beberapa aplikasi tidak kompatibel dengan versi OS tertentu atau dengan perangkat tertentu. Cek ulasan atau informasi kompatibilitas di toko aplikasi.
10. Reset Pengaturan Perangkat
Jika banyak aplikasi yang sering crash dan cara lain belum berhasil, pertimbangkan reset pengaturan perangkat (tanpa kehilangan data).
Ini membantu mengatasi pengaturan yang salah tanpa harus reset total.
Kapan Perlu Bantuan Profesional?
Jika aplikasi masih sering crash meskipun semua langkah di atas sudah dicoba, mungkin ada masalah lebih dalam seperti kerusakan sistem, virus, atau masalah hardware.
Kamu dapat:
1. Konsultasi dengan layanan purna jual perangkat.
2. Mengunjungi teknisi resmi.
3. Minta bantuan forum atau dukungan aplikasi terkait.
Aplikasi crash sendiri bisa terjadi karena banyak faktor seperti sistem operasi yang perlu di-update, aplikasi tidak kompatibel, memori penuh, atau file cache yang menumpuk.
Sebagian besar penyebab ini bisa diatasi dengan langkah sederhana seperti restart perangkat, update aplikasi dan sistem, hapus cache, atau instal ulang aplikasi.
FAQ
1. Apa penyebab crash aplikasi?
Crash aplikasi umumnya terjadi karena bug pada sistem, aplikasi belum diperbarui, atau tidak kompatibel dengan versi sistem operasi. Memori penuh dan RAM yang terbatas juga bisa membuat aplikasi gagal berjalan dengan normal.
2. Apa yang menyebabkan aplikasi terus mengalami crash?
Aplikasi yang terus crash biasanya dipicu oleh data cache yang menumpuk, file aplikasi rusak, atau konflik dengan aplikasi lain. Koneksi internet yang tidak stabil juga dapat memengaruhi kinerja aplikasi tertentu.
3. Kenapa aplikasi sering keluar sendiri?
Aplikasi sering keluar sendiri bisa disebabkan oleh spesifikasi perangkat yang tidak memadai, sistem yang bermasalah, atau aplikasi berjalan terlalu berat. Selain itu, bug pada aplikasi juga sering menjadi pemicu utama.
4. Apa penyebab aplikasi selalu terhenti?
Aplikasi selalu terhenti karena sistem tidak mampu memproses perintah aplikasi dengan baik. Hal ini bisa terjadi akibat memori penuh, versi aplikasi usang, atau adanya error pada sistem operasi.
Laporan: Amalia Febriyani/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









