Akurat

Power Bank Cepat Habis? Ini Penyebab dan Solusinya

Eko Krisyanto | 22 Januari 2026, 23:19 WIB
Power Bank Cepat Habis? Ini Penyebab dan Solusinya

AKURAT.CO Power bank telah menjadi solusi praktis bagi pengguna gawai yang membutuhkan pengisian daya tanpa bergantung pada stop kontak.

Namun, di balik kepraktisannya, banyak pengguna mengeluhkan power bank yang cepat habis atau tidak mampu mengisi daya sesuai klaim kapasitas.

Lantas, apa sebenarnya penyebab power bank cepat habis? Berikut penjelasan lengkap beserta solusinya.

Penyebab Power Bank Cepat Habis

1. Kapasitas Tidak Sesuai Klaim Produk

Kapasitas yang tertera pada power bank, misalnya 10.000 mAh, merupakan kapasitas baterai internal, bukan daya bersih yang sepenuhnya bisa digunakan.

Umumnya, daya efektif yang dapat dimanfaatkan hanya sekitar 60–80 persen akibat kehilangan energi selama proses konversi dan panas saat pengisian.

Masalah ini semakin sering terjadi pada power bank murah atau palsu yang kapasitas aslinya jauh lebih rendah dari klaim.

2. Kualitas Baterai Internal Menurun

Baterai lithium-ion memiliki usia pakai terbatas. Setelah ratusan siklus pengisian dan pengosongan, kemampuan baterai menyimpan daya akan menurun secara permanen sehingga power bank menjadi lebih cepat habis.

Baca Juga: Blender Berbau Gosong Saat Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Digunakan Saat Mengisi Daya

Menggunakan ponsel saat sedang diisi dengan power bank dapat menimbulkan panas berlebih. Kondisi ini mempercepat degradasi sel baterai dan menurunkan efisiensi transfer daya.

4. Kabel Charger Rusak atau Tidak Kompatibel

Kabel yang sudah usang atau tidak sesuai spesifikasi dapat meningkatkan hambatan listrik.

Akibatnya, energi terbuang menjadi panas dan proses pengisian menjadi lebih lambat, sehingga daya power bank terkuras lebih cepat.

5. Suhu Lingkungan Terlalu Panas
Paparan suhu tinggi atau sinar matahari langsung dapat menyebabkan baterai power bank mengalami overheat. Kondisi ini mempercepat penurunan kapasitas baterai.

6. Sering Kehabisan Daya Total

Membiarkan power bank berada di kondisi 0 persen dalam waktu lama dapat merusak sel baterai dan memperpendek usia pakainya.

7. Penggunaan Port Ganda Berlebihan

Mengisi daya dua perangkat atau lebih secara bersamaan meningkatkan beban kerja power bank.

Meski memiliki port ganda, daya yang dikeluarkan akan terbagi dan memicu panas berlebih sehingga daya internal lebih cepat terkuras.

Tips Agar Power Bank Lebih Awet

  • Gunakan charger dan kabel berkualitas, bersertifikat keamanan, serta kompatibel.

  • Isi ulang daya sebelum power bank mencapai 10–20 persen.

  • Simpan power bank di suhu ruangan, jauh dari panas dan sinar matahari langsung.

  • Hindari penggunaan berlebihan, terutama saat pengisian (pass-through charging).

  • Jika jarang digunakan, simpan power bank dengan daya 50–80 persen dan isi ulang secara berkala.

Tanda-Tanda Power Bank Perlu Diganti

Power bank sebaiknya segera diganti jika menunjukkan tanda-tanda berikut:

Baca Juga: Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama Kebakaran Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya

  • Baterai mengembung, yang berisiko meledak atau terbakar.

  • Suhu terlalu panas, meski digunakan dalam waktu singkat.

  • Penurunan daya drastis, kapasitas efektif turun hingga di bawah 50 persen.

  • Kerusakan fisik, seperti retakan, kebocoran, atau bodi rusak parah.

Power bank yang cepat habis umumnya disebabkan oleh kualitas produk yang kurang baik serta kebiasaan penggunaan yang keliru.

Memahami efisiensi daya yang hanya sekitar 60–80 persen serta menghindari kebiasaan yang memicu panas berlebih—seperti pengosongan total dan penggunaan saat pengisian—menjadi kunci agar power bank lebih awet dan berfungsi optimal.

Laporan: Fikhra Azmi/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.