Cara Efektif Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas dengan Mudah dan Alami

AKURAT.CO Kulkas merupakan peralatan rumah tangga yang berfungsi menjaga kesegaran makanan, namun sering kali justru menjadi sumber bau tak sedap.
Aroma tidak menyenangkan ini bisa muncul akibat sisa makanan basi, tumpahan cairan yang tidak segera dibersihkan, atau penyimpanan makanan yang tidak tertutup rapat.
Jika dibiarkan, bau kulkas dapat menyebar ke seluruh isi kulkas dan memengaruhi kualitas makanan lainnya.
Masalah bau tak sedap di kulkas sebenarnya bisa diatasi dengan cara yang sederhana dan mudah dilakukan di rumah. Tidak perlu menggunakan bahan kimia mahal, karena banyak bahan alami yang terbukti efektif menyerap dan menetralisir bau.
Dengan perawatan rutin dan langkah yang tepat, kulkas bisa kembali bersih, segar, dan nyaman digunakan setiap hari.
Baca Juga: Kulkas Jumbo Toshiba 711 Liter, Solusi Anti Drama Stok Makanan Keluarga Indonesia
Penyebab Bau Tak Sedap di Kulkas
Sebelum mengetahui cara menghilangkan bau tak sedap di kulkas, penting untuk memahami penyebab utamanya.
Berikut beberapa penyebab bau tak sedap di kulkas, di antaranya:
1. Makanan Basi atau Kedaluwarsa
Makanan yang sudah basi, terutama bahan segar seperti sayur, buah, daging, dan ikan, merupakan penyebab utama bau tidak sedap di kulkas. Proses pembusukan menghasilkan aroma menyengat yang mudah menyebar ke seluruh ruang kulkas.
2. Penyimpanan Makanan Tidak Tertutup Rapat
Makanan yang disimpan tanpa penutup atau wadah kedap udara memungkinkan aroma keluar dan bercampur dengan makanan lain. Hal ini sering terjadi pada lauk berkuah, makanan berbumbu tajam, atau sisa masakan.
3. Tumpahan Makanan yang Tidak Dibersihkan
Cairan atau sisa makanan yang menempel di rak dan laci kulkas dapat menjadi sarang bakteri dan jamur. Jika tidak segera dibersihkan, tumpahan ini akan menimbulkan bau tidak sedap dalam waktu singkat.
4. Sirkulasi Udara di Dalam Kulkas Buruk
Kulkas yang terlalu penuh dapat menghambat sirkulasi udara. Akibatnya, udara lembap dan bau terperangkap di dalam kulkas, sehingga aroma tidak sedap semakin kuat.
5. Suhu Kulkas Tidak Ideal
Pengaturan suhu yang terlalu tinggi membuat makanan lebih cepat rusak dan membusuk. Kondisi ini mempercepat pertumbuhan bakteri penyebab bau tidak sedap.
6. Karet Pintu Kulkas Kotor
Bagian karet pintu kulkas sering menumpuk kotoran dan sisa cairan. Jika jarang dibersihkan, area ini bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur penyebab bau.
7. Kulkas Jarang Dibersihkan
Kulkas yang jarang dibersihkan akan menumpuk sisa makanan, noda, dan bakteri. Kebiasaan ini membuat bau tak sedap semakin sulit dihilangkan meskipun hanya berasal dari satu sumber kecil.
Baca Juga: Cara Mengatur Makanan di Kulkas agar Lebih Tahan Lama
Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas
Setelah mengetahui penyebabnya, berikut beberapa cara menghilangkan bau tak sedap di kulkas yang efektif dan mudah dilakukan:
1. Keluarkan dan Sortir Isi Kulkas
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengosongkan kulkas. Periksa semua makanan dan buang bahan yang sudah kedaluwarsa, basi, atau berbau menyengat. Langkah ini penting agar sumber utama bau dapat dihilangkan sejak awal.
2. Bersihkan Kulkas Secara Menyeluruh
Cuci seluruh bagian kulkas, mulai dari rak, laci, hingga dinding bagian dalam menggunakan air hangat dan sabun cuci piring. Untuk noda membandel, gunakan campuran air dan sedikit cuka agar lebih efektif membunuh bakteri penyebab bau. Pastikan semua bagian dikeringkan sebelum kulkas digunakan kembali.
3. Gunakan Baking Soda sebagai Penyerap Bau
Baking soda dikenal ampuh menyerap bau tak sedap. Letakkan baking soda dalam wadah terbuka, lalu simpan di salah satu sudut kulkas. Diamkan selama 24 jam atau lebih agar bau dapat terserap secara maksimal.
4. Manfaatkan Kopi Bubuk atau Biji Kopi
Selain mengharumkan ruangan, kopi juga efektif menghilangkan bau di kulkas. Cukup letakkan kopi bubuk atau biji kopi kering di dalam wadah kecil tanpa penutup. Aroma kopi akan membantu menetralisir bau tidak sedap.
5. Gunakan Lemon atau Jeruk Nipis
Buah lemon atau jeruk nipis memiliki aroma segar dan sifat antibakteri alami. Potong lemon menjadi beberapa bagian atau peras airnya, lalu letakkan di dalam kulkas. Cara ini tidak hanya menghilangkan bau, tetapi juga memberikan kesegaran alami.
6. Cuka Putih untuk Menetralisir Bau
Cuka putih dapat digunakan sebagai pembersih sekaligus penetral bau. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan seimbang, lalu gunakan untuk mengelap bagian dalam kulkas. Bau asam cuka akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa saat.
7. Teh Celup atau Arang Aktif
Teh celup bekas dan arang aktif dapat menyerap bau secara alami. Letakkan keduanya dalam wadah terbuka dan simpan di dalam kulkas. Ganti secara berkala agar hasilnya tetap optimal.
8. Bersihkan Karet Pintu Kulkas
Bagian karet pintu kulkas sering luput dari perhatian, padahal bisa menjadi sarang kotoran dan bakteri. Bersihkan secara rutin menggunakan air sabun agar tidak menimbulkan bau tidak sedap.
9. Atur Suhu Kulkas dengan Tepat
Pengaturan suhu kulkas yang tidak sesuai dapat mempercepat pembusukan makanan dan memicu bau tak sedap. Suhu ideal kulkas berada di kisaran 1–4 derajat Celsius, sedangkan freezer sekitar -18 derajat Celsius. Dengan suhu yang stabil, pertumbuhan bakteri dapat ditekan sehingga bau tidak mudah muncul.
10. Simpan Makanan dengan Wadah Tertutup Rapat
Pastikan semua makanan disimpan dalam wadah tertutup rapat atau menggunakan plastik kedap udara. Cara ini efektif mencegah aroma makanan menyebar dan bercampur dengan bahan lain di dalam kulkas.
Selain menjaga kesegaran, penyimpanan yang baik juga membantu kulkas tetap bersih dan bebas bau tidak sedap.
Menghilangkan bau tak sedap di kulkas tidaklah sulit jika dilakukan dengan langkah yang tepat dan rutin. Membersihkan kulkas secara menyeluruh, menggunakan bahan alami seperti baking soda, kopi, lemon, dan cuka, serta menyimpan makanan dengan benar adalah kunci utama menjaga kulkas tetap segar.
Dengan perawatan yang konsisten, kulkas akan bebas bau dan lebih higienis untuk menyimpan berbagai bahan makanan.
Vania Tri Yuniar (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









