3 Trik Gmail untuk Membersihkan Kotak Masuk dalam Hitungan Menit

AKURAT.CO Gmail memiliki sejumlah fitur praktis yang sering luput dari perhatian pengguna. Padahal, fitur-fitur ini dapat membantu merapikan kotak masuk dengan cepat tanpa perlu aplikasi tambahan.
Seiring waktu, email yang terus berdatangan dapat menumpuk dan membuat pesan penting sulit ditemukan. Kondisi ini sering mengganggu kenyamanan dan produktivitas pengguna.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Gmail menyediakan tiga trik sederhana yang mudah diterapkan. Dikutip dari PCMag, Selasa (16/12/2025), berikut caranya:
1. Gunakan Titik pada Alamat Gmail
Gmail menganggap alamat email dengan atau tanpa titik sebagai akun yang sama. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk memisahkan email pribadi dan pekerjaan melalui filter otomatis berdasarkan alamat bertitik.
Pengguna dapat mengarahkan email dari alamat tertentu langsung ke label atau folder khusus. Dengan begitu, kotak masuk utama tetap bersih dan terorganisir.
2. Manfaatkan Alias dengan Tanda Plus (+)
Selain titik, Gmail juga mendukung alias dengan tanda plus yang ditambahkan sebelum simbol @. Alias ini cocok digunakan saat mendaftar layanan online atau berlangganan newsletter.
Email yang dikirim ke alias tersebut dapat difilter otomatis ke folder tertentu. Cara ini membantu mengelompokkan pesan seperti email belanja, promosi, atau langganan tanpa mengganggu email utama.
3. Atur Jenis Kotak Masuk Sesuai Kebutuhan
Gmail menyediakan beberapa pilihan tampilan kotak masuk, seperti 'Penting terlebih dahulu' atau 'Belum dibaca terlebih dahulu'. Pengguna hanya perlu memilih jenis kotak masuk yang paling sesuai dengan kebiasaan pengguna.
Pengaturan ini dapat disesuaikan lebih lanjut agar email penting selalu muncul di bagian atas. Hasilnya, pengguna bisa fokus pada pesan yang benar-benar perlu diperhatikan.
Dengan tiga trik ini, pengguna dapat mengelola email secara lebih efisien tanpa membuat akun baru. Selama digunakan secara konsisten, kotak masuk Gmail akan tetap rapi dan mudah dikendalikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








