OpenAI Rekrut Eksekutif Baru untuk Mengubah ChatGPT Menjadi Sistem Operasi AI

AKURAT.CO OpenAI resmi menunjuk Glen Coates sebagai Kepala Platform Aplikasi yang baru. Penunjukan ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk mengembangkan ChatGPT menjadi sistem operasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Coates mengungkapkan bahwa OpenAI tengah mendorong ChatGPT melampaui fungsi chatbot dan aplikasi. Targetnya adalah menjadikan ChatGPT sebagai fondasi utama bagi berbagai layanan digital.
Hal ini diumumkan pada saat OpenAI juga menjalin kemitraan dengan Jony Ive. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengembangan perangkat bertenaga AI yang diperkirakan hadir pada 2027.
Saat ini, ChatGPT masih dikenal sebagai aplikasi dan platform percakapan berbasis AI. Namun, kemampuannya telah berkembang menjadi antarmuka yang menghubungkan pengguna dengan berbagai sistem dan layanan.
Fitur Aplikasi ChatGPT dapat membuat integrasi aplikasi pihak ketiga langsung ke dalam chatbot. Pengguna dapat menyelesaikan berbagai tugas tanpa harus keluar dari antarmuka ChatGPT.
Kombinasi antarmuka percakapan, agen AI, pencarian bawaan dan pemahaman konteks menjadikan ChatGPT semakin mendekati konsep sistem operasi. Semua elemen tersebut menciptakan pengalaman terpadu bagi pengguna.
Dalam definisi teknis, sistem operasi berfungsi sebagai penghubung antara perangkat keras, aplikasi dan pengguna. ChatGPT dinilai telah memenuhi sebagian besar peran tersebut di sisi perangkat lunak.
Glen Coates membawa pengalaman panjang dari Shopify, tempat ia menjabat sebagai Wakil Presiden dan Kepala Produk. Keahliannya diharapkan memperkuat pengembangan ekosistem aplikasi OpenAI.
"Bergabung dengan @OpenAI untuk memimpin Platform Aplikasi dan membantu mengubah ChatGPT menjadi OS," tulis Coates dalam unggahannya di platform X, dikutip Selasa (16/12/2025).
Upaya ini didukung oleh infrastruktur pusat data OpenAI serta kemitraan dengan perusahaan seperti Adobe dan Canva. Meski demikian, OpenAI belum mengumumkan jadwal pasti peluncuran ChatGPT sebagai sistem operasi AI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









