Akurat

Apa Itu Lensa Fix? Simak Penjelasan, Fungsi, Cara Kerja, dan Kapan Harus Dipakai

Eko Krisyanto | 27 November 2025, 19:26 WIB
 Apa Itu Lensa Fix? Simak Penjelasan, Fungsi, Cara Kerja, dan Kapan Harus Dipakai
 
AKURAT.CO Lensa fix merupakan salah satu jenis lensa kamera yang paling sering dipilih oleh fotografer untuk menghasilkan foto yang jernih, tajam, dan memiliki karakter visual yang kuat.
 
Lensa ini menyimpan keunggulan optik yang membuatnya sangat populer, baik untuk pemula maupun fotografer profesional.
 
Untuk memahami lebih jauh, fotografer harus mengetahui terlebih dahulu apa itu lensa fix, bagaimana cara kerjanya, serta kapan lensa ini memberikan hasil terbaik.
 
 
Lensa fix adalah lensa dengan panjang fokus yang tetap, sehingga tidak memiliki mekanisme zoom.
 
Fotografer mengatur komposisi dengan cara mendekat atau menjauh dari subjek.
 
Dilansir dari Mark Design, Lensa fix adalah lensa dengan sudut pandang tetap, memiliki lapangan pandang sekitar 80°, dan tidak dapat dipertukarkan. Hal ini menunjukkan bahwa konsep utama dari lensa fix terletak pada keterbatasan zoom yang menjadi keunggulannya karena kualitas optik dapat dioptimalkan pada satu focal length.
 
Lensa fix digunakan ketika fotografer membutuhkan ketajaman optimal, cahaya lebih banyak, dan hasil visual yang konsisten. Lensa ini digunakan terutama pada kondisi pemotretan yang memerlukan aperture besar, seperti potret, low-light, dan komposisi artistik.
 
Lensa ini bekerja tanpa mengubah panjang fokus, sehingga proses pembingkaian ditentukan oleh jarak antara fotografer dan subjek.
 
Dengan karakteristik tersebut, lensa fix memudahkan fotografer memprediksi hasil dan kedalaman ruang secara akurat. Adapun fungsi serta cara kerja lensa fix sebagai berikut.
 

Fungsi Lensa Fix

1. Menghasilkan Kualitas Gambar Lebih Tajam

Karena memiliki struktur optik sederhana dan focal length tetap, lensa fix mampu memberikan ketajaman, kontras, dan reproduksi warna yang lebih baik dibanding lensa zoom.

2. Menghasilkan Bokeh Lebih Halus

Aperture besar membantu menciptakan latar belakang blur yang lembut, ideal untuk potret dan foto artistik.

3. Lebih Baik dalam Kondisi Low Light

Aperture lebar hingga f/1.1 memungkinkan lebih banyak cahaya masuk, sehingga hasil tetap maksimal tanpa menaikkan ISO.

4. Ringkas dan Mudah Dibawa

Ukurannya yang kecil membuat lensa fix sangat ideal untuk street photography dan perjalanan.

5. Melatih Komposisi dan Kreativitas Fotografer

Tanpa zoom, fotografer harus lebih aktif mengatur jarak dan sudut, sehingga kualitas komposisi meningkat alami.

Cara Kerja Lensa Fix

1. Menggunakan Focal Length Tetap

Elemen optik di dalam lensa tidak bergerak untuk mengubah sudut pandang sehingga kualitas optik terkonsentrasi hanya pada satu panjang fokus tertentu.

2. Mengandalkan Pergerakan Fotografer untuk Mengatur Komposisi

Karena tidak bisa zoom, framing ditentukan dengan menggerakkan posisi kamera dan bukan lensa.

3. Memaksimalkan Cahaya Melalui Aperture Lebar

Aperture besar memungkinkan sensor menerima cahaya lebih banyak yang membantu menghasilkan gambar cerah dan detail meski kondisi minim cahaya.

4. Menghasilkan Depth of Field Dangkal

Kombinasi focal length tetap dan aperture besar membuat lensa fix efektif menciptakan subjek yang lebih menonjol dengan latar belakang blur.

5. Struktur Internal Lebih Sederhana

Tanpa mekanisme zoom yang rumit, elemen lensa lebih efisien dalam menyalurkan cahaya, menghasilkan distorsi lebih rendah.
 
Lensa fix adalah pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin mendapatkan kualitas gambar terbaik dengan karakter visual yang kuat.
 
Dengan focal length tetap, aperture besar, dan desain optik yang sederhana namun presisi, lensa ini mampu menghasilkan ketajaman, bokeh, dan performa low-light yang unggul.
 
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R