Heritage Amanah International dan HIPMI Kolaborasi Hadirkan Platform Investasi Profesional Berbasis AI

AKURAT.CO Heritage Amanah International (HAI) meluncurkan Elite Investment Club (EIC) sebagai platform untuk membangun ekosistem investasi kredibel. Kolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memberi akses bagi lebih dari 200.000 pengusaha muda ke peluang investasi terverifikasi.
Peluncuran EIC hadir di tengah pertumbuhan investasi nasional yang mencapai Rp942,9 triliun pada semester pertama 2025. Meski investor muda semakin aktif, rendahnya literasi keuangan dan minimnya pendampingan profesional masih menjadi hambatan utama.
Berdasarkan kajian HIPMI, anggota sering menghadapi tiga kendala utama, yaitu sulit mengakses mitra bisnis dan investor tervalidasi, serta kehilangan peluang kerja sama akibat data yang tidak lengkap. Keterbatasan akses terhadap modal alternatif seperti venture capital dan crowdfunding juga menjadi masalah.
EIC hadir untuk menjawab tantangan ini dengan pendekatan Advisory, Academy dan Action. Platform ini menyediakan pendampingan profesional, edukasi investasi, hingga akses kolaborasi global bagi anggota.
Salah satu inovasi penting EIC adalah WealthHatch, teknologi manajemen kekayaan berbasis AI dari fintech Inggris, WealthObjects. Teknologi ini membuat anggota dapat mengakses layanan keuangan terpadu serta pendampingan personal dari perencana keuangan bersertifikat HAI.
"Melalui EIC, kami berkomitmen mentransformasi lanskap bisnis Indonesia dengan menghadirkan ekosistem investasi yang kredibel dan kolaboratif," ujar Salina Nordin selaku Founder dan Group CEO HAI, saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Menurut M. Aaron Sampetoding, Ketua HIPMI, kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk memberdayakan anggota agar dapat berkembang ke skala bisnis internasional. "EIC tidak hanya membuka akses terhadap peluang investasi, tetapi juga memungkinkan perusahaan anggota menjalin kemitraan dengan investor dalam dan luar negeri," tambahnya.
Acara peluncuran EIC menampilkan sesi diskusi "Unlocking Indonesia's Global Market Opportunities" dengan menghadirkan pakar keuangan dan tokoh investasi internasional. Diskusi ini membahas tren investasi global dan keberlanjutan finansial.
Sesi tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar dunia. Para peserta memperoleh wawasan strategi untuk memanfaatkan peluang investasi global.
Ke depannya, EIC akan dikembangkan sebagai platform eksklusif bagi asosiasi bisnis, organisasi profesional dan komunitas industri di tingkat nasional maupun internasional. Program pelatihan, masterclass dan workshop akan diselenggarakan di bawah bimbingan HAI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






