Cara Aktifkan Parental Control YouTube agar Anak Aman dari Konten Dewasa

AKURAT.CO YouTube menghadirkan beragam video menarik yang mencakup konten edukatif hingga hiburan. Namun, tanpa pengawasan, anak-anak dapat dengan mudah mengakses video yang tidak sesuai dengan usia mereka.
Untuk mencegah hal itu, orang tua disarankan mengaktifkan fitur parental control agar pengalaman menonton anak menjadi lebih aman dan terarah. Fitur ini membuat orang tua dapat memantau serta mengatur konten yang bisa dilihat oleh anak.
YouTube menyediakan beberapa opsi pengawasan, seperti Restricted Mode, YouTube Kids dan akun diawasi untuk menyaring video sensitif di beranda maupun hasil pencarian. Ketiga fitur ini dapat diaktifkan dengan mudah melalui aplikasi YouTube atau situs web resmi.
Dikutip dari laman resmi YouTube, Senin (20/10/2025), berikut cara mengaktifkan Parental Control YouTube:
1. Masuk ke Akun Google Orang Tua
Login ke YouTube menggunakan akun Google Anda (bukan akun anak).
2. Buka Menu Pengaturan
Ketuk ikon profil di pojok kanan atas, pilih Settings (Pengaturan), lalu klik Parental Settings atau Family Center.
3. Pilih Akun Anak
Pilih akun anak yang ingin diawasi. Jika anak belum memiliki akun diawasi (supervised account), Anda bisa membuatnya terlebih dahulu melalui Google Family Link.
4. Atur Level Batasan Konten
Pilih salah satu opsi berikut sesuai usia anak:
- Explore → untuk anak di bawah 13 tahun.
- Explore More → untuk anak usia 13 tahun ke atas.
- Most of YouTube → menampilkan hampir semua video, kecuali konten dewasa.
5. Aktifkan Restricted Mode (Mode Terbatas)
- Masuk ke menu Settings > General > Restricted Mode, lalu nyalakan fitur tersebut.
- Mode ini akan menyembunyikan video yang berisi unsur kekerasan, kata kasar, atau konten dewasa.
- Kunci Restricted Mode agar anak tidak bisa mematikannya.
6. Hentikan Riwayat Tontonan dan Pencarian
- Buka Settings > History & Privacy.
- Aktifkan opsi Pause Watch History dan Pause Search History agar YouTube tidak memakai data tontonan anak untuk memberi rekomendasi.
7. Cek Aktivitas Secara Berkala
- Pantau video yang sering ditonton anak melalui riwayat.
- Jika menemukan video yang tidak pantas, pilih tiga titik di samping video lalu klik Don't Recommend Channel atau Report.
Selain parental control di YouTube utama, orang tua bisa menggunakan aplikasi YouTube Kids, yang dirancang khusus untuk anak-anak.
1. Unduh dan Pasang Aplikasi
Instal YouTube Kids melalui Google Play Store atau App Store.
2. Buat Profil Anak
Masuk menggunakan akun Google orang tua, lalu buat profil anak sesuai usia.
3. Verifikasi Akun Orang Tua
Lakukan verifikasi sederhana, seperti menjawab pertanyaan atau memasukkan sandi akun Google.
4. Atur Level Konten Sesuai Usia
Pilih kategori:
- Preschool (pra-sekolah)
- Younger (anak kecil)
- Older (anak lebih besar)
- Approve Content Yourself jika ingin memilih video secara manual.
5. Atur Fitur Tambahan
- Nonaktifkan fitur pencarian agar anak hanya bisa menonton video yang direkomendasikan.
- Blokir video atau channel yang dianggap tidak pantas.
6. Gunakan Google Family Link
Untuk kontrol lebih lanjut, kelola waktu layar, batasan tontonan dan level konten anak melalui aplikasi Google Family Link.
Dengan kombinasi Parental Control, Restricted Mode dan YouTube Kids, orang tua bisa menjaga anak tetap aman saat menonton video online. Semua fitur ini membantu memastikan tontonan anak lebih sesuai usia dan bebas dari konten yang tidak pantas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







