Akurat

Threads Hadirkan Fitur DM Grup dan Perluas Layanan Pesan ke Uni Eropa

Petrus C. Vianney | 16 Oktober 2025, 18:25 WIB
Threads Hadirkan Fitur DM Grup dan Perluas Layanan Pesan ke Uni Eropa

AKURAT.CO Platform Threads kini menghadirkan fitur pesan langsung (DM) grup sekaligus memperluas layanan perpesanannya ke pengguna di Uni Eropa (UE). Pembaruan ini menjadi kelanjutan dari peluncuran fitur pesan satu lawan satu pada Juli lalu.

Fitur baru ini memungkinkan pengguna membuat obrolan grup hingga 50 peserta dengan syarat semua anggota sudah saling mengikuti di Threads. Aturan ini diterapkan untuk menjaga keamanan serta mencegah penyalahgunaan fitur pesan.

Pengguna juga dapat memberikan nama khusus pada grup sesuai keinginan mereka. Selain itu, Meta sedang mengembangkan fitur undangan berbasis tautan agar proses menambah anggota menjadi lebih mudah tanpa harus dilakukan secara manual.

Baca Juga: Instagram Map Hadir di Indonesia, Begini Cara Kerjanya dan Cara Mematikannya

Pembaruan ini turut mencakup peningkatan pengaturan privasi dan kontrol pesan. Meta menambahkan filter kotak masuk dan opsi untuk menyembunyikan pesan tertentu demi menciptakan pengalaman komunikasi yang lebih aman.

Meta menyebut bahwa peluncuran fitur pesan di UE dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan. Dengan begitu, pengguna di kawasan tersebut bisa segera menikmati layanan pesan lengkap, termasuk dukungan media dan folder tersembunyi, sebagaimana dikutip dari 9to5Mac, Kamis (16/10/2025).

Meta berkomitmen untuk menyempurnakan pengalaman perpesanan di Threads berdasarkan masukan pengguna. Perusahaan berharap pembaruan ini mampu menghadirkan platform percakapan yang lebih interaktif dan relevan.

Dengan hadirnya fitur DM grup, Threads berupaya memperkuat posisi sebagai alternatif platform komunikasi sosial yang lebih personal. Pengguna kini dapat berinteraksi dalam kelompok kecil tanpa meninggalkan keamanan dan privasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.