Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Transformasi Digital Nasional

AKURAT.CO Kegiatan Indonesia.go.id Goes to Campus (IGtC) di Ambon mendapat sambutan positif dari para peserta yang didominasi pelajar dan mahasiswa.
Acara ini menjadi ajang interaktif yang tidak hanya memperkenalkan portal Indonesia.go.id, tetapi juga menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjadi pengguna aktif dan bijak di ruang digital.
Menurut Prof. Izaak H. Wenno, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura, kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan pendidikan modern.
"Anak muda Ambon punya potensi luar biasa. Literasi digital bukan hanya soal teknologi, tapi juga kemampuan berpikir kritis, etika berinternet, dan kesadaran sosial di dunia maya,” ujarnya.
Prof. Izaak menilai, penguatan literasi digital perlu menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan nasional, terutama di sekolah-sekolah unggulan seperti SMA Siwalima.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan komunitas digital harus terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang aman dan inklusif.
CEO Mitologi Inspira Training, Deddy Dahlan, dalam paparannya menegaskan bahwa digital mindset adalah kunci menghadapi era teknologi yang serba cepat.
"Cakap digital itu bukan sekadar bisa main media sosial, tapi tahu cara berpikir strategis, menjaga jejak digital, dan menggunakan teknologi untuk berkarya,” jelasnya.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk menjadi “digital influencer of change”, agen perubahan yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan konten edukatif, inspiratif, dan berdampak sosial positif.
Komitmen Pemerintah: dari Ambon untuk Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa kegiatan IGtC akan terus digelar di berbagai daerah untuk memastikan literasi digital menjadi gerakan nasional.
"Ambon adalah contoh bahwa pembangunan digital tidak boleh terpusat di Jawa. Semua anak bangsa berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi di ruang digital,” kata Meutya.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus mengembangkan Sekolah Unggul Garuda sebagai model pendidikan berstandar global yang menyiapkan peserta didik dengan keterampilan abad ke-21: critical thinking, creativity, communication, dan collaboration.
“Melalui portal Indonesia.go.id, kami ingin membangun ekosistem informasi yang kredibel, positif, dan mudah diakses. Karena literasi digital sejatinya adalah pondasi dari masyarakat yang tangguh dan berdaya saing,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







