China Luncurkan Visa K untuk Tarik Talenta Teknologi Asing

AKURAT.CO China resmi memperkenalkan program Visa K yang menyasar lulusan muda di bidang sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM). Kebijakan ini hadir ketika Amerika Serikat menaikkan biaya visa kerja H-1B hingga 100.000 dolar per tahun.
Kebijakan tersebut dipandang sebagai strategi Beijing untuk memperkuat daya tariknya di tengah persaingan global dengan Washington. Dengan adanya program ini, China ingin menunjukkan bahwa negaranya terbuka bagi investasi dan tenaga kerja asing.
Visa K memberikan keistimewaan karena tidak membutuhkan sponsor perusahaan atau tawaran pekerjaan terlebih dahulu. Hal ini berbeda dengan H-1B yang kuotanya terbatas dan mewajibkan dukungan dari pemberi kerja.
Banyak pakar menilai kebijakan baru ini bisa menjadi peluang besar bagi profesional STEM, terutama dari India yang selama ini mendominasi penerima H-1B. Fleksibilitas Visa K disebut lebih sesuai dengan kebutuhan generasi muda pencari kerja global.
Dikutip dari Reuters, Jumat (3/10/2025), meski menawarkan keuntungan, sejumlah hal masih belum jelas dalam program ini. Persyaratan mengenai usia, pengalaman, hingga detail fasilitas kerja belum diuraikan secara transparan.
Selain itu, hambatan bahasa menjadi tantangan besar bagi pekerja asing di China. Sebagian besar perusahaan teknologi masih menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa utama operasional.
Ketegangan politik antara India dan China juga diprediksi memengaruhi minat pelamar. Para analis menilai Beijing perlu memberikan jaminan kenyamanan agar pekerja asing merasa diterima.
Meski penuh tantangan, Visa K tetap dianggap langkah strategis dalam perebutan talenta global. Jika mampu menarik sebagian kecil tenaga ahli internasional, China berpotensi memperkuat posisinya di teknologi mutakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








