Tiongkok Kembangkan Teknologi Antarmuka Otak-Komputer untuk Aplikasi Klinis

AKURAT.CO Tiongkok mencatat kemajuan besar dalam teknologi antarmuka otak-komputer atau Brain-Computer Interface (BCI). Teknologi ini membuka jalan komunikasi langsung antara otak manusia dengan mesin.
Pemerintah Tiongkok menempatkan BCI sebagai salah satu prioritas utama dalam pengembangan industri teknologi tinggi. Target terobosan nasional ditetapkan pada tahun 2027 melalui peta jalan resmi.
Rumah Sakit Beijing Tiantan menjadi pelopor dengan membuka bangsal klinis dan translasi BCI pertama di negara itu. Bangsal ini mulai beroperasi awal tahun dan sudah merawat pasien dengan hasil positif.
Salah satu pasien adalah pria berusia 50 tahun yang sebelumnya bekerja sebagai sopir truk. Ia mengalami kelumpuhan di sisi kiri tubuhnya akibat perdarahan otak dua tahun lalu.
Pada Juni lalu, pasien tersebut menjalani operasi menggunakan sistem BCI bernama 'Beinao-1'. Prosedur ini menanamkan elektroda fleksibel semi-transparan di bawah tengkorak untuk menangkap sinyal saraf otak.
Beinao-1 dikembangkan oleh Chinese Institute for Brain Research bersama NeuCyber NeuroTech. Sistem ini merupakan BCI nirkabel semi-invasif yang dapat ditanamkan sepenuhnya dalam tubuh.
Setelah operasi, pasien menjalani pelatihan rehabilitasi berbasis BCI. Sinyal saraf otaknya diterjemahkan algoritma menjadi gerakan perangkat eksternal yang membantu pemulihan motorik.
Beberapa bulan pascaoperasi, kondisi pasien menunjukkan peningkatan signifikan. Mobilitas tangan kirinya mulai kembali sehingga kualitas hidupnya membaik, sebagaimana dikutip dari Bastillepost, Senin (15/9/2025).
Para ahli bedah saraf menjelaskan bahwa BCI melibatkan kolaborasi lintas disiplin. Bidang ilmu komputer, biosains, elektrofisiologi dan pencitraan klinis bekerja sama dalam penelitian ini.
Dengan bangsal khusus tersebut, Rumah Sakit Tiantan menciptakan platform terpadu untuk mempercepat uji klinis BCI. Inovasi ini menempatkan Tiongkok lebih dekat menjadi pemimpin global dalam pengembangan teknologi otak-komputer.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








