Cina Bangun Turbin Angin Terapung Raksasa, Pecahkan Rekor Energi Terbarukan

AKURAT.CO Cina berhasil menciptakan turbin angin terapung baru yang diklaim mampu memecahkan rekor dalam pembangkit listrik tenaga angin. Inovasi ini diyakini bisa membuka babak baru dalam pengembangan energi bersih dunia.
Turbin ini dikembangkan oleh dua perusahaan energi milik negara, yakni China Huaneng Group dan Dongfang Electric Corporation. Keduanya merancang turbin berkapasitas 17 megawatt (MW), setara dengan produksi listrik 68 juta kilowatt jam (kWh) per tahun.
Kapasitas tersebut cukup untuk menyuplai kebutuhan sekitar 6.300 rumah tangga di Amerika Serikat, menurut data Administrasi Energi AS. Tingginya mencapai 152 meter dengan bilah raksasa berdiameter 262 meter.
Setiap putaran penuh bilah turbin mampu menyapu area seluas 53.000 meter persegi, hampir sebanding dengan delapan lapangan sepak bola. Desain besar ini bertujuan mengurangi jumlah turbin yang harus dipasang di setiap ladang angin.
Dengan lebih sedikit turbin, biaya pembangunan bisa ditekan dan waktu untuk mulai menghasilkan listrik jadi lebih cepat. Hal ini diharapkan mendorong adopsi energi angin secara lebih luas.
China Huaneng Group juga menegaskan turbin ini dirancang tahan terhadap kondisi laut ekstrem. Turbin mampu menghadapi gelombang setinggi 24 meter dan angin topan dengan kecepatan lebih dari 73 mil per jam.
Dikutip dari Live Science, Minggu (17/8/2025), uji coba pertama akan dilakukan di perairan Yangjiang, Cina, dalam beberapa bulan mendatang. Jika berhasil, teknologi ini bisa menjadi terobosan besar bagi energi terbarukan global.
Meski pembangunan ladang angin lepas pantai relatif lebih mahal, keuntungan terbesar ada pada paparan angin yang lebih stabil dan kuat. Hal ini membuat produksi listrik lebih konsisten dibanding turbin di daratan.
Selama ini, sebagian besar turbin lepas pantai masih menggunakan fondasi tetap di dasar laut. Namun, metode ini hanya efektif di perairan dangkal, sementara sebagian besar laut dunia jauh lebih dalam.
Dengan hadirnya teknologi turbin terapung, negara-negara dengan perairan dalam seperti Jepang kini bisa memanfaatkannya. Jepang bahkan menargetkan 30-45 GW energi angin pada 2040, dengan turbin terapung menjadi kunci utama pencapaiannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 2Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 3Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 4Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 5Kalender Jawa 4 November 2026: Watak Weton Rabu Kliwon yang Dikenal Berwibawa
- 6Prediksi Skor Leipzig vs Man City 5 November 2026: Haaland Jadi Ancaman, The Citizens Diunggulkan
- 7Prediksi Skor AEK Athena vs Real Madrid 5 November 2026: Los Blancos Bidik Kemenangan Keempat
- 8Saham BBCA Tertekan Isu MSCI, Peluang Akuisisi DBS Group Mulai Jadi Perbincangan
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit






