Indibiz Hadirkan Promo Internet Bisnis Spesial HUT ke-80 RI

AKURAT.CO Telkom Indonesia lewat ekosistem digital Indibiz merayakan HUT ke-80 RI dengan meluncurkan program 'HSI Bisnis Promo Merdeka Berbisnis'. Program ini menawarkan paket internet cepat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
Paket promo tersedia dengan harga mulai Rp400 ribu untuk kecepatan 75 Mbps dan Rp1 juta untuk kecepatan 300 Mbps. Penawaran ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha mendapatkan akses internet cepat dengan biaya terjangkau.
Pelanggan baru yang beralih ke layanan internet bisnis Indibiz berkesempatan memperoleh potongan biaya pemasangan hingga 70 persen. Mereka juga akan mendapatkan perangkat optical network terminal (ONT) resmi dari Indibiz.
Indibiz menilai konektivitas cepat dan andal penting untuk mendukung transformasi digital di berbagai sektor usaha. Kebutuhan ini paling dirasakan oleh bisnis yang berinteraksi langsung dengan pelanggan seperti hotel, restoran, coffee shop dan properti.
Fasilitas kesehatan seperti klinik, puskesmas dan rumah sakit memerlukan internet stabil untuk operasional harian. Indibiz berharap layanannya dapat membantu sektor ini memberikan pelayanan lebih efisien.
Sektor pendidikan turut menjadi perhatian dalam program ini karena proses belajar mengajar semakin bergantung pada internet. Kecepatan dan stabilitas jaringan dinilai mampu mempercepat digitalisasi di sekolah maupun perguruan tinggi.
"Pelaku usaha adalah bagian penting dalam menopang perekonomian bangsa, untuk itu kami berkomitmen menghadirkan kemudahan bagi pelaku usaha untuk mendapatkan akses jaringan internet yang mudah dan cepat,” ujar Pihak Indibiz, dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (11/8/2025).
Promo kemerdekaan ini dapat diakses melalui situs resmi indibiz.co.id atau akun media sosial @indibiz.co.id. Penawaran berlaku bagi pelaku usaha yang ingin berlangganan paket HSI Bisnis selama periode program berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









