Akurat

Menembus Batas di Timur: Kisah Kurir Lion Parcel di Larantuka

Yusuf Tirtayasa | 30 Juni 2025, 18:41 WIB
Menembus Batas di Timur: Kisah Kurir Lion Parcel di Larantuka

AKURAT.CO Dalam rangka memperingati Hari Logistik Nasional 2025, Lion Parcel menyoroti peran vital para kurir sebagai ujung tombak dalam menghubungkan wilayah-wilayah Indonesia, termasuk daerah dengan akses terbatas seperti Indonesia Timur. Momen ini menjadi ajang refleksi dan apresiasi terhadap kontribusi seluruh pihak dalam menjaga rantai pasok nasional.

Dengan jaringan yang melibatkan ribuan agen, kurir, dan armada di seluruh Indonesia, Lion Parcel terus berkomitmen memperluas jangkauan dan memperkuat infrastruktur untuk mewujudkan layanan pengiriman yang benar-benar bisa diandalkan oleh seluruh lapisan masyarakat dari titik paling timur hingga ke seluruh penjuru Nusantara.

Salah satu cerita datang dari Larantuka, sebuah kota pesisir di ujung timur Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Di kota ini, tiga kurir Lion Parcel, Marianus Peten Opu Sogen (33), Paulus Sula Hewen (21), dan Ferdinandus Salu (23) menjalankan tugas harian mereka dengan penuh dedikasi. Mereka menjelajahi medan yang menantang, cuaca yang tak menentu, serta jarak yang jauh demi memastikan setiap paket sampai ke tangan penerima.

Semangat mereka tidak surut meski dihadapkan pada kondisi darurat seperti erupsi Gunung Lewotobi yang berdampak pada wilayah Flores Timur. Bagi para kurir ini, pekerjaan mereka lebih dari sekadar mengantar barang, ini adalah misi sosial dan emosional.

“Masyarakat Larantuka sangat mengandalkan Lion Parcel untuk kirim paket karena layanannya cepat. Kepercayaan mereka jadi motivasi buat saya menjalani profesi ini dengan penuh semangat. Saya merasa punya peran penting dalam mendukung masyarakat Larantuka untuk bisa mengirimkan barang ke luar daerah maupun menerima kiriman dari luar,” ujar Marianus.

Baca Juga: Pelindo Kebut Normalisasi Alur Pelayaran Pelabuhan Pulau Baai, Dukung Kelancaran Logistik ke Pulau Enggano

Setiap pagi, mereka memulai hari dengan mengantarkan paket terjadwal, kemudian menjemput kiriman baru dari pelanggan. Siang hari mereka menyambut paket dari bandara untuk didistribusikan pada sore hari. Di tengah peak season seperti menjelang hari libur dan Natal, semangat mereka justru bertambah.

“Banyak paket yang isinya kiriman dari orang tua untuk anaknya di luar kota atau sebaliknya, saya merasa ikut mengantar rasa rindu mereka,” papar Olan, sapaan akrab Paulus Sula Hewen.

Tingginya volume pengiriman menunjukkan potensi pasar logistik di Larantuka, baik dari kebutuhan personal maupun UMKM lokal. Hal ini membuka peluang usaha menjadi mitra agen Lion Parcel, menjadikan kota ini sebagai titik penting dalam peta logistik nasional.

Ferdinandus Salu, atau Baim, menegaskan pentingnya tanggung jawab dalam profesinya. “Saya selalu berusaha menjemput atau mengantarkan paket secepat dan seaman mungkin. Meski harus melewati jarak tempuh yang jauh, saya tetap jalan karena itu sudah jadi tanggung jawab saya,” tegas Baim.

Tantangan juga datang dari dinamika pelanggan, seperti pengiriman Cash on Delivery ketika penerima tak berada di tempat. Namun bagi ketiganya, menjaga kepercayaan pelanggan tetap yang utama, sejalan dengan komitmen Lion Parcel untuk selalu Berani Diandelin.

Vonny Lamoren, mitra pengelola operasional Lion Parcel di Larantuka, turut mengapresiasi semangat para kurirnya. “Marianus, Olan, dan Baim punya semangat, loyalitas, dan kemauan belajar yang tinggi. Ini yang paling penting buat saya untuk bantu pengiriman barang. Apalagi tantangan geografis di kota kami cukup tinggi, tapi mereka terus berkomitmen memberikan layanan terbaik. Selain infrastruktur dan jaringan yang kuat, pelayanan dari kurir juga berdampak positif terhadap nama baik Lion Parcel di Larantuka hingga menjadi jasa kirim paket terdekat pilihan masyarakat,” ujar Vonny.

Menurutnya di balik paket yang tiba tepat waktu, tersimpan semangat, dedikasi, dan kerja keras kurir-kurir Lion Parcel. "Mereka adalah representasi nyata dari misi perusahaan, menghubungkan Indonesia, tidak hanya lewat jaringan logistik yang luas, tetapi juga lewat kehadiran sumber daya manusia yang bisa diandalkan," sebut dia.

"Dalam kondisi darurat seperti erupsi gunung, Lion Parcel juga menunjukkan tanggung jawab sosialnya. Pengiriman ke area terdampak dihentikan sementara, dan pelanggan diinformasikan secara transparan melalui berbagai saluran, termasuk media sosial. Karena bagi Lion Parcel, keandalan bukan hanya soal ketepatan waktu, tapi juga kepedulian terhadap keselamatan tim di lapangan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.