Apple Pertimbangkan Akuisisi Perplexity AI untuk Kembangkan Mesin Pencari Berbasis AI

AKURAT.CO Apple dikabarkan mempertimbangkan akuisisi Perplexity AI untuk mendukung pengembangan mesin pencari berbasis kecerdasan buatan. Hal ini bertujuan memperkuat teknologi AI Apple dan mengintegrasikan ke dalam Siri.
Adrian Perica, kepala akuisisi Apple, dilaporkan telah berdiskusi dengan eksekutif seperti Eddy Cue soal kemungkinan membeli Perplexity. Namun, pembicaraan ini masih awal dan belum masuk ke tahap negosiasi resmi.
Sebagai opsi lain, Apple mempertimbangkan kerja sama tanpa perlu mengakuisisi Perplexity sepenuhnya. Mereka ingin mengembangkan mesin pencari AI bersama dan mengintegrasikan teknologi Perplexity ke Safari dan Siri.
Selama beberapa bulan terakhir, Apple dikabarkan telah beberapa kali bertemu dengan pihak Perplexity. Pertemuan ini menunjukkan adanya minat serius meski belum ada penawaran resmi.
Isu ini mencuat saat Eddy Cue bersaksi dalam kasus antimonopoli soal dominasi Google sebagai mesin pencari default di perangkat Apple. Kesaksiannya memicu spekulasi soal potensi perubahan kerja sama antara kedua perusahaan.
Dikutip dari Bloomberg, Minggu (22/6/2025), kesepakatan dengan Google menghasilkan pendapatan sebesar $18 miliar (sekitar Rp295 triliun) bagi Apple pada 2021. Jika kerja sama itu dihentikan, Perplexity bisa jadi solusi jangka panjang.
Selain mengejar teknologi, akuisisi juga akan memperkuat tim AI Apple di tengah persaingan perekrutan talenta. Apple bahkan disebut bersaing dengan Meta dalam merekrut Daniel Gross, pendiri perusahaan AI Safe Superintelligence Inc.
Kebutuhan akan inovasi ini semakin mendesak karena Apple sempat menunda peluncuran Siri versi terbaru. Padahal, fitur ini merupakan bagian penting dari inisiatif Apple Intelligence.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









