Midjourney Luncurkan V1, Model AI Pertamanya untuk Pembuatan Video

AKURAT.CO Midjourney resmi merilis V1, model AI pertamanya yang bisa mengubah gambar menjadi video pendek berdurasi lima detik. Peluncuran ini diumumkan melalui Discord dan hanya tersedia versi web untuk saat ini.
Melalui V1, pengguna dapat mengunggah gambar dan menghasilkan empat video berdurasi lima detik. Layanan ini tersedia untuk semua kalangan dengan harga mulai $10 (sekitar Rp163 ribuan) per bulan melalui paket dasar.
"Memperkenalkan Model Video V1 kami. Itu menyenangkan, mudah, dan indah," tulis @midjourney dalam unggahannya melalui platform X, dikutip Minggu (22/6/2025).
Midjourney kini bersaing dengan teknologi video AI seperti Sora dari OpenAI, Runway Gen-4, Adobe Firefly dan Google Veo. Namun, Midjourney lebih fokus pada pengguna kreatif dengan gaya visual yang artistik.
CEO Midjourney, David Holz, menyebut V1 sebagai awal menuju pengembangan simulasi dunia terbuka secara real-time. Selanjutnya, Midjourney akan mengembangkan AI untuk konten 3D dan rendering waktu nyata.
Namun, peluncuran V1 terjadi di tengah gugatan hukum dari Disney dan Universal. Kedua studio menuduh Midjourney menghasilkan gambar yang menyerupai karakter berhak cipta seperti Homer Simpson dan Darth Vader.
Hal ini semakin menambah tekanan pada industri AI. Sektor ini kini jadi sorotan akibat dugaan pelanggaran hak cipta.
Penggunaan V1 dikenai biaya delapan kali lebih tinggi dibanding generasi gambar biasa. Akibatnya, kuota bulanan pengguna bisa cepat habis.
Pengguna paket Pro $60 (sekitar Rp983 ribuan) per bulan dan Mega $120 (sekitar Rp1,9 jutaan) per bulan bisa menikmati generasi video tanpa batas di mode 'Relax'. Midjourney juga menyatakan akan meninjau ulang harga video dalam waktu dekat.
Fitur V1 mencakup kontrol animasi otomatis dan manual, serta pengaturan gerakan kamera rendah atau tinggi. Pengguna juga bisa memperpanjang durasi video hingga 21 detik.
Video yang dihasilkan V1 tetap tampil artistik dan tidak terlalu realistis, sesuai ciri khas Midjourney. Respons awal pengguna positif, meski performanya masih dibandingkan dengan model pesaing yang lebih dulu hadir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







