Akurat

ITPLN Perpanjang Pendaftaran Mahasiswa Baru hingga 20 Mei 2025, Ada Peluang Langsung Direkrut PLN

Petrus C. Vianney | 11 Mei 2025, 22:08 WIB
ITPLN Perpanjang Pendaftaran Mahasiswa Baru hingga 20 Mei 2025, Ada Peluang Langsung Direkrut PLN

AKURAT.CO Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi memperpanjang masa pendaftaran mahasiswa baru gelombang ikatan kerja untuk tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran ini diperpanjang hingga 20 Mei 2025.

Perpanjangan ini dilakukan karena tingginya minat dari calon mahasiswa. Antusiasme tersebut datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Sejak dibuka pada 14 Maret hingga 7 Mei 2025, tercatat sebanyak 9.426 calon mahasiswa telah mendaftar. Angka ini menunjukkan besarnya minat untuk bergabung dengan kampus yang dikenal fokus pada bidang energi tersebut.

Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa M K, MT, menyampaikan bahwa perpanjangan ini memberi kesempatan lebih luas kepada calon mahasiswa berkualitas yang ingin menempuh pendidikan di lingkungan yang mendukung pengembangan akademik dan profesional.

"Kami ingin memberikan kesempatan kepada lebih banyak calon mahasiswa berkualitas untuk bergabung dengan kami," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Minggu (11/5/2025).

Menariknya, 150 calon mahasiswa dengan hasil tes terbaik berkesempatan langsung terikat kerja dengan PLN Grup. Kesempatan ini diberikan bahkan sebelum perkuliahan dimulai.

Selain itu, 100 lulusan terbaik akan langsung direkrut oleh PLN Grup setelah lulus. Syaratnya, mereka harus memiliki prestasi yang memuaskan baik secara akademik maupun non-akademik.

ITPLN juga menjalin kemitraan strategis dengan berbagai industri di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu kerja sama terbarunya dilakukan bersama Mayora Grup.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan lulusan ITPLN dapat langsung terserap di dunia kerja. Fokus utamanya adalah pada sektor energi yang menjadi keunggulan kampus tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.