Akurat

Mengenal Teknologi Genetik, Ini Sederet Implikasinya

Leo Farhan | 26 Maret 2025, 20:09 WIB
Mengenal Teknologi Genetik, Ini Sederet Implikasinya

AKURAT.CO Teknologi genetik telah mengalami kemajuan yang luar biasa dalam beberapa dekade terakhir. Pencapaian ini telah membuka berbagai kemungkinan baru dalam dunia medis, pertanian, dan bahkan etika sosial.

Salah satu kemajuan paling signifikan adalah penemuan teknologi CRISPR-Cas9, yang memungkinkan pengeditan gen secara presisi. Teknologi ini selain memberi harapan besar untuk pengobatan penyakit genetik, tetapi juga memunculkan berbagai pertanyaan tentang dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.

Salah satu teknologi genetik yang paling revolusioner dalam beberapa tahun terakhir adalah CRISPR-Cas9. Teknologi ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengedit gen dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

CRISPR bekerja dengan cara memotong dan mengganti bagian tertentu dari urutan DNA, yang dapat digunakan untuk mengoreksi mutasi yang menyebabkan penyakit genetik. Hal ini memberikan harapan baru bagi pengobatan penyakit-penyakit seperti fibrosis kistik, anemia sel sabit, dan bahkan beberapa jenis kanker.

Selain CRISPR, teknologi lain seperti terapi gen dan pengeditan genom juga telah berkembang pesat. Terapi gen memungkinkan ilmuwan untuk memperbaiki atau mengganti gen yang rusak dalam tubuh manusia, sementara pengeditan genom menawarkan potensi untuk menciptakan organisme dengan sifat genetik yang lebih diinginkan, baik dalam hal ketahanan terhadap penyakit atau efisiensi produksi makanan.

Diskusi internasional dan kolaborasi antara ilmuwan, pembuat kebijakan, dan masyarakat akan sangat penting untuk menentukan arah pengembangan dan penggunaan teknologi ini. Berikut sejumlah implikasi kemajuan teknologi genetik :

Implikasi terhadap Kesehatan

Perkembangan teknologi genetik memberikan dampak yang sangat besar terhadap dunia medis, terutama dalam diagnosis dan pengobatan penyakit genetik. Dengan kemampuan untuk mengedit gen secara tepat, kita bisa mengoreksi cacat genetik sebelum seorang individu dilahirkan, yang dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan risiko penyakit keturunan.

Namun, penerapan teknologi ini juga memunculkan tantangan, terutama dalam hal etika. Sebagai contoh, meskipun pengeditan gen berpotensi mengobati penyakit, apakah kita harus mengedit genom manusia untuk tujuan non-medis, seperti meningkatkan kecerdasan atau penampilan fisik? Ini membuka perdebatan mengenai "desain bayi" dan potensi penyalahgunaan teknologi untuk tujuan yang tidak etis.

Implikasi terhadap Lingkungan

Di bidang pertanian, teknologi genetik memiliki potensi besar untuk meningkatkan hasil tanaman dan ketahanan terhadap penyakit. Tanaman yang telah dimodifikasi secara genetik dapat lebih tahan terhadap perubahan iklim, hama, dan penyakit, yang berpotensi meningkatkan ketahanan pangan global. Selain itu, pengeditan gen pada hewan juga dapat meningkatkan efisiensi produksi pangan, seperti daging dan susu.

Namun, terdapat kekhawatiran mengenai dampak jangka panjang dari organisme hasil rekayasa genetik terhadap ekosistem. Beberapa pihak mengkhawatirkan bahwa tanaman atau hewan yang dimodifikasi secara genetik dapat menyebar ke alam liar dan mengganggu keseimbangan ekosistem yang ada. Oleh karena itu, regulasi yang ketat dan penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memastikan bahwa aplikasi teknologi ini tidak merusak lingkungan.

Implikasi terhadap Masyarakat

Penggunaan teknologi genetik juga memiliki implikasi sosial yang signifikan. Akses terhadap teknologi ini bisa menjadi sumber ketimpangan sosial. Masyarakat yang lebih kaya mungkin bisa memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup mereka, sementara mereka yang kurang mampu mungkin tidak dapat mengakses manfaat ini.

Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga membuka peluang untuk meningkatkan kehidupan masyarakat melalui pengobatan yang lebih efektif dan peningkatan kualitas pertanian. Namun, ketidaksetaraan dalam akses dan pemahaman terhadap teknologi ini bisa menciptakan ketegangan sosial dan ekonomi baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.