Akurat Logo

Gojek Luncurkan Program 'Yuk Libur' untuk Dukung Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Petrus C. Vianney | 11 Desember 2024, 15:00 WIB
Gojek Luncurkan Program 'Yuk Libur' untuk Dukung Pariwisata dan Ekonomi Daerah

AKURAT.CO Menyambut liburan akhir tahun, Gojek menghadirkan program 'Yuk Libur' untuk mendukung wisata domestik dan menggerakkan ekonomi lokal.

Erika Agustine, Head of Region User Growth Gojek, menjelaskan bahwa liburan akhir tahun menjadi momen penting bagi masyarakat. Program ini hadir untuk mendukung kebutuhan wisatawan, baik yang suka menjelajah maupun yang lebih memilih quality time di rumah atau hotel.

"Hal ini juga terlihat dari tren penggunaan di aplikasi Gojek di mana kami melihat peningkatan pemakaian layanan transportasi di bandara, stasiun maupun terminal, khususnya di momen liburan," jelasnya, saat konferensi pers di Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2024).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan perjalanan domestik hingga 12,37 persen pada 2023, sementara survei Jakpat menunjukkan wisata kuliner dan petualangan menjadi favorit generasi Millennial dan Gen Z.

Selain memudahkan wisatawan menjelajahi kota tanpa kendaraan pribadi, layanan Gojek juga dilengkapi fitur keamanan seperti Verifikasi Muka, Penyamaran Nomor Telepon dan Tombol Darurat untuk kenyamanan pengguna selama perjalanan.

Program ini mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata RI karena sejalan dengan kampanye #DiIndonesiaAja dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia.

"Kami berharap program ini dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam berlibur," ujar Danesta Febrianto Nugroho selaku Ketua Tim Kerja Koordinasi Manajemen Krisis Destinasi Kementerian Pariwisata RI.

Program 'Yuk Libur' berlangsung dari 1 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 di seluruh Indonesia, menghadirkan solusi bagi wisatawan untuk menikmati keindahan Nusantara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.