LinkedIn Perkenalkan Asisten AI untuk Permudah Tugas Perekrutan

AKURAT.CO LinkedIn kini meluncurkan 'Asisten Perekrutan', alat kecerdasan buatan yang berfungsi membantu perekrut dalam menyederhanakan proses perekrutan.
Alat ini dirancang untuk mengambil alih tugas-tugas rutin perekrut, seperti merangkum catatan, membuat deskripsi pekerjaan, mencari kandidat, hingga berinteraksi langsung dengan mereka.
Asisten Perekrutan adalah agen AI pertama LinkedIn yang khusus ditujukan untuk membantu perekrut, salah satu segmen pengguna paling menguntungkan di platform ini.
Saat ini, asisten AI tersebut telah diuji oleh beberapa perusahaan besar, seperti AMD, Canva, Siemens dan Zurich Insurance, sebelum rencana peluncuran secara luas dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga: Google Rilis Watermark untuk Konten AI, Identifikasi Konten Palsu Lebih Mudah
Didukung oleh teknologi AI generatif dari OpenAI, yang juga bekerja sama erat dengan Microsoft, Asisten Perekrutan memanfaatkan basis data LinkedIn yang mencakup lebih dari 1 miliar pengguna dan ribuan keterampilan.
Alat ini membuat pengguna dapat memasukkan deskripsi pekerjaan lengkap atau sekadar poin-poin utama, dan sistem akan menghasilkan kualifikasi yang dibutuhkan serta rekomendasi kandidat.
Selain itu, LinkedIn berencana menambah fitur seperti penjadwalan wawancara dan dukungan pesan otomatis agar proses rekrutmen lebih efisien.
LinkedIn berharap alat ini dapat mengurangi beban administratif, sehingga perekrut bisa fokus pada tugas yang lebih strategis.
Dikutip dari Techcrunch.com, Jumat (1/11/2024), langkah ini mempertegas posisi LinkedIn dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan layanan bisnis ke bisnis (B2B) mereka, khususnya dalam industri rekrutmen.
Meski AI berpotensi menggantikan beberapa aspek pekerjaan perekrut, LinkedIn menegaskan komitmen mereka untuk terus mengembangkan alat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









