Indonesia - Selandia Baru Percepat Peningkatan Kapasitas Panas Bumi Indonesia

AKURAT.CO Sebagai negara dengan potensi panas bumi kedua terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan kapasitas panas buminya.
Panas bumi merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang paling dapat diandalkan di Indonesia karena potensi sumber daya dan karakteristik beban dasar (baseload) yang besar.
Dengan pemanfaatan sekitar 11.02% dari keseluruhan perkiraan potensi panas bumi total sebesar 23.5 GW, dibutuhkan tindakan strategis untuk memanfaatkan energi panas bumi lebih jauh sebagai bagian dari transisi energi Indonesia untuk memenuhi permintaan energi yang terus meningkat dan mengurangi emisi karbon.
Negara yang menjadi contoh utama dalam keberhasilan penerapan panas bumi adalah Selandia Baru, yang telah memanfaatkan sumber daya panas buminya secara efektif sebagai bagian dari strategi energi terbarukan yang lebih luas.
Peluang Sinergi Indonesia-Selandia Baru
Indonesia dan Selandia Baru telah membangun kemitraan yang kuat dalam sektor energi panas bumi selama lebih dari 40 tahun, dimulai dengan dukungan Selandia Baru dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi pertama Indonesia di Kamojang, Jawa Barat.
Kolaborasi jangka panjang ini terus berkembang, dengan Selandia Baru secara aktif mendukung ambisi panas bumi Indonesia sebagai bagian dari tujuan transisi energinya yang lebih luas.
Pemerintah Selandia Baru berkomitmen mendampingi Indonesia dalam meningkatkan kontribusi energi panas bumi untuk memenuhi komitmen Indonesia dalam perubahan iklim dan target energi terbarukan melalui sebuah program pembangunan, Indonesia-Aotearoa New Zealand Geothermal Energy Programme/Kerjasama Panas Bumi Indonesia–Aotearoa New Zealand (PINZ).
PINZ adalah sebuah program lima tahun, yang berfokus pada penyediaan pendampingan teknis dan pembangunan kapasitas lintas tiga bidang utama, yakni kerangka regulasi, eksplorasi panas bumi, dan peningkatan keterampilan teknis dan kapasitas tenaga kerja.
Komisaris Perdagangan Selandia Baru untuk Indonesia, Cecilia Shand mengatakan
gender dan inklusi sosial yang kuat akan menjadi dasar atas penyelenggaraan program tersebut.
"Menyadari pentingnya perempuan bagi masa depan sektor ini dan kapabilitas institusional yang lebih kuat untuk memenuhi jaminan keamanan lingkungan dan sosial terkait dengan setiap pengembangan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO.
Kontribusi Selandia Baru terhadap industri panas bumi Indonesia juga mencakup beasiswa pascasarjana di bawah Program Beasiswa Manaaki dan berbagai kesempatan pelatihan jangka pendek setiap tahunnya.
Selain kolaborasi pemerintah, para ahli panas bumi Selandia Baru berkomitmen untuk membina kemitraan business-to-business dengan pengembang Indonesia.
Kemitraan ini akan memberikan akses kepada perusahaan Indonesia terhadap keahlian Selandia Baru dalam praktik teknis terbaik, ilmu pengetahuan, dan teknologi canggih panas bumi, yang selanjutnya mempercepat pengembangan proyek panas bumi di Indonesia secara signifikan.
"Di seluruh industri dan perbatasan, perusahaan cleantech Selandia Baru berinovasi dengan kepedulian untuk memberikan solusi yang bertujuan dan terdepan di dunia untuk masa depan yang lebih baik," sebut Cecilia Shand.
"Selandia Baru dengan bangga berbagi keahlian panas buminya dengan Indonesia, sebuah negara dengan potensi panas bumi yang luar biasa. Saat kedua negara menavigasi transisi energi mereka, kolaborasi antara Indonesia dan Selandia Baru menjadi sebuah model yang saling menguntungkan," tambahnya.
"Kami berkomitmen untuk mendukung Indonesia dalam mewujudkan ambisi panas buminya melalui berbagi pengetahuan, teknologi mutakhir, dan kemitraan bisnis yang kuat," lanjut dia.
Cecilia Shand menegaskan pengembangan energi panas bumi membutuhkan upaya kolaboratif internasional. Keberhasilan pada sektor ini bergantung pada kekuatan bersama dari pelaku industri lokal, kebijakan pemerintah yang mendukung, dan kemitraan internasional yang proaktif.
"Kolaborasi jangka panjang Indonesia dan Selandia Baru tetap kuat, baik bisnis maupun pemerintah Selandia Baru sangat ingin melanjutkan dukungan mereka untuk masa depan panas bumi Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








