Akurat

Jepang Siapkan 'Fugaku Next', Kecepatan 1000 Kali Lipat dari Superkomputer Saat Ini

Petrus C. Vianney | 20 September 2024, 20:02 WIB
Jepang Siapkan 'Fugaku Next', Kecepatan 1000 Kali Lipat dari Superkomputer Saat Ini

AKURAT.CO Jepang tengah bersiap membangun superkomputer baru, 'Fugaku Next', yang diklaim akan 1000 kali lebih cepat dibanding superkomputer tercepat saat ini.

Dengan performa kelas Zetta, superkomputer ini diproyeksikan mampu mencapai kecepatan zettaFLOPS, setara dengan satu sextillion operasi per detik dan diharapkan rampung pada tahun 2030. Proyek ini diperkirakan akan menelan biaya sekitar 750 juta dolar.

Pada tahun pertama, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi Jepang (MEXT) akan menginvestasikan sekitar 29 juta dolar, dengan pengeluaran yang akan meningkat di tahun-tahun berikutnya.

Fugaku Next akan menggantikan superkomputer Fugaku yang saat ini berada di peringkat keempat dalam daftar TOP500 superkomputer dunia. Fugaku, yang didukung oleh mikroprosesor 48-core Fujitsu berbasis arsitektur Arm, saat ini mampu mencapai kecepatan hingga 442 petaFLOPS.

Sebagai perbandingan, superkomputer tercepat saat ini, Frontier, mampu mencapai 1.206 exaFLOPS. Fugaku Next diperkirakan akan mencapai kecepatan 1000 kali lipat dari Frontier.

Dikutip dari Wccftech.com, Kamis (19/9/2024), Fugaku Next diharapkan bisa mendukung berbagai bidang seperti kecerdasan buatan (AI), astrofisika, penelitian medis dan pemodelan iklim.

Namun, tantangan terbesar adalah kebutuhan energi yang sangat besar, diperkirakan setara dengan 21 pembangkit listrik tenaga nuklir untuk menjalankan superkomputer ini secara efisien.

Sementara itu, Oracle juga mengumumkan rencana membangun superkomputer dengan kecepatan hingga 2,4 zettaFLOPS, yang bisa mendahului Fugaku Next.

Kompetisi untuk mencapai performa zettaFLOPS kini semakin sengit di antara para pemain global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.