Instagram Hapus 63.000 Akun yang Terlibat Penipuan Sextortion di Nigeria

AKURAT.CO Meta, pemilik Instagram, mengumumkan telah menghapus sekitar 63.000 akun di Nigeria yang terlibat dalam penipuan sextortion. Penipu sering kali menyamar sebagai wanita muda di media sosial untuk menipu korban dengan meminta materi seksual eksplisit sebelum memeras mereka.
Sextortion, yang dapat menyebabkan dampak psikologis serius, telah membuat beberapa korban mengalami stres berat hingga mengambil nyawa mereka sendiri. Meta juga melaporkan penemuan 5.700 grup Facebook yang memberikan panduan tentang penipuan ini.
Penipu sering kali berpura-pura sebagai minat romantis untuk mendapatkan gambar intim dari korban dan kemudian mengancam untuk menyebarkannya jika tidak menerima pembayaran.
Dikutip dari Bbc.com, Selasa (30/7/2024), Meta menyebut penipu ini bagian dari jaringan kejahatan di Nigeria yang dikenal sebagai 'Yahoo Boys' dan telah melarang mereka dari platformnya.
Perusahaan menggunakan berbagai teknologi untuk mengidentifikasi dan menindak akun yang terlibat dalam sextortion, termasuk memblokir gambar telanjang otomatis dan memberikan peringatan kepada pengguna.
Meta juga memperkenalkan fitur baru pada bulan April yang melarang tombol 'pesan' pada profil remaja dari akun yang diduga terlibat dalam penipuan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









