Akurat

Daftar Sistem yang Bermasalah Imbas Microsoft Down Karena Pembaruan Perangkat Lunak CrowdStrike, Ada Bank Hingga Penerbangan

Shalli Syartiqa | 20 Juli 2024, 10:28 WIB
Daftar Sistem yang Bermasalah Imbas Microsoft Down Karena Pembaruan Perangkat Lunak CrowdStrike, Ada Bank Hingga Penerbangan

AKURAT.CO Sistem keamanan dari perusahaan CrowdStrike disebut sebagai penyebab gangguan pada perangkat dengan sistem operasi Microsoft di berbagai negara, yang mengakibatkan kekacauan pada sistem komputer global, pada Jumat (19/7).

Para pakar menyatakan bahwa gangguan tersebut tampaknya berasal dari masalah dengan perusahaan keamanan siber CrowdStrike, yang mana Microsoft adalah salah satu kliennya.

Gangguan IT tersebut diduga disebabkan oleh proses pembaruan perangkat lunak yang dilakukan oleh CrowdStrike.

Berikut beberapa sistem yang mengalami masalah akibat gangguan pada Microsoft di beberapa negara.

1. Transportasi umum

Selain bandara, transportasi umum seperti kereta api dan bus di Washington, D.C juga terdampak.

Baca Juga: KPU Pastikan Rekapitulasi PSU Pileg DPD Sumbar Rampung Pekan Depan

Situs Washington Metropolitan Area Transit Authority (WMATA) dan sejumlah sistem internalnya menjadi tidak aktif.

2. Bank

Bank juga mengalami dampak dari gangguan Microsoft.

Commonwealth Bank, bank terbesar di Australia mengalami masalah, begitu juga dengan Barclays di Inggris yang menyebabkan nasabah tidak dapat mengelola akun mereka melalui aplikasi, online, atau telepon.

Selain itu, ASB Bank di Selandia Baru dan Capitec di Afrika Selatan juga terkena dampak.

3. Penerbangan

Kegagalan sistem TI global menyebabkan penundaan dan masalah di bandara-bandara di Asia, sehingga beberapa maskapai menghentikan penerbangan. 

Maskapai penerbangan Irlandia, Ryanair, meminta penumpang tiba di bandara tiga jam lebih awal akibat masalah TI pihak ketiga, yang berada di luar kendali Ryanair dan mempengaruhi semua maskapai penerbangan yang beroperasi di seluruh jaringan.

Bandara Internasional Taoyuan Taiwan menyatakan bahwa beberapa maskapai penerbangan di sana terdampak termasuk Jetstar, Hong Kong Express, Jeju Air, dan Scoot yang semuanya harus melakukan check-in manual.

Baca Juga: Pernikahan Putri Dubai Sheikha Mahra Bertahan Berapa Lama?

Selain itu, Frontier Airlines membatalkan 131 penerbangan dan menunda 223 penerbangan lainnya, mencapai hampir 30 persen dari keseluruhan penerbangannya.

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.