Akurat

Layanan Garansi Dikeluhkan Konsumen, Asus Meminta Maaf

Petrus C. Vianney | 6 Juni 2024, 22:41 WIB
Layanan Garansi Dikeluhkan Konsumen, Asus Meminta Maaf

AKURAT.CO Asus baru-baru ini meminta maaf atas kualitas layanan garansi dan pengembalian produknya setelah banyak keluhan dari konsumen mengenai biaya perbaikan yang tidak wajar dan perbaikan yang tidak diperlukan.

Permintaan maaf ini muncul setelah kanal ulasan perangkat keras Gamers Nexus merilis video berjudul 'Asus Scammed Us', yang mengungkapkan dugaan bahwa Asus memaksa konsumen membayar perbaikan yang seharusnya ditanggung garansi.

Gamers Nexus mengirim perangkat Asus ROG Ally untuk memperbaiki stik jempol, namun Asus menolak garansi dengan alasan kerusakan akibat pelanggan, serta menawarkan perbaikan penyok kecil dengan biaya $191 (sekitar Rp 3,1 jutaan).

Kasus lain muncul di Reddit, di mana seorang konsumen melaporkan Asus menawarkan perbaikan senilai $3,728 (sekitar Rp 60 jutaan) dolar untuk penyok di kartu grafis RTX 4090, jauh melebihi harga belinya sebesar $2,799 (sekitar Rp 45 jutaan).

Asus merespons dengan mengakui adanya celah dalam proses komunikasi RMA di AS dan Kanada, serta meminta maaf atas kebingungan dan frustrasi yang dialami pelanggan.

Dalam pernyataan resminya, Asus berkomitmen untuk memperbaiki proses ini, termasuk meninjau harga perbaikan abnormal dan menjamin perbaikan garansi tetap gratis.

"Kami sangat meminta maaf kepada pelanggan dan komunitas kami atas kebingungan dan frustrasi yang mungkin mereka alami dari ini. Kami telah mengambil umpan balik Anda ke hati dan berkomitmen untuk membuat perbaikan," katanya, dikutip dari Pcmag.com, Kamis (6/6/2024).

Meskipun demikian, pernyataan Asus menimbulkan reaksi negatif dari beberapa pengguna, yang menganggap perusahaan mencoba menghindari tanggung jawab garansi dengan dalih kesalahan komunikasi.

Kritik ini datang setelah masalah serupa dengan produk motherboard tahun sebelumnya, yang meningkatkan skeptisisme terhadap ketulusan permintaan maaf Asus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.