Layanan Garansi Dikeluhkan Konsumen, Asus Meminta Maaf

AKURAT.CO Asus baru-baru ini meminta maaf atas kualitas layanan garansi dan pengembalian produknya setelah banyak keluhan dari konsumen mengenai biaya perbaikan yang tidak wajar dan perbaikan yang tidak diperlukan.
Permintaan maaf ini muncul setelah kanal ulasan perangkat keras Gamers Nexus merilis video berjudul 'Asus Scammed Us', yang mengungkapkan dugaan bahwa Asus memaksa konsumen membayar perbaikan yang seharusnya ditanggung garansi.
Gamers Nexus mengirim perangkat Asus ROG Ally untuk memperbaiki stik jempol, namun Asus menolak garansi dengan alasan kerusakan akibat pelanggan, serta menawarkan perbaikan penyok kecil dengan biaya $191 (sekitar Rp 3,1 jutaan).
Kasus lain muncul di Reddit, di mana seorang konsumen melaporkan Asus menawarkan perbaikan senilai $3,728 (sekitar Rp 60 jutaan) dolar untuk penyok di kartu grafis RTX 4090, jauh melebihi harga belinya sebesar $2,799 (sekitar Rp 45 jutaan).
Asus merespons dengan mengakui adanya celah dalam proses komunikasi RMA di AS dan Kanada, serta meminta maaf atas kebingungan dan frustrasi yang dialami pelanggan.
Dalam pernyataan resminya, Asus berkomitmen untuk memperbaiki proses ini, termasuk meninjau harga perbaikan abnormal dan menjamin perbaikan garansi tetap gratis.
"Kami sangat meminta maaf kepada pelanggan dan komunitas kami atas kebingungan dan frustrasi yang mungkin mereka alami dari ini. Kami telah mengambil umpan balik Anda ke hati dan berkomitmen untuk membuat perbaikan," katanya, dikutip dari Pcmag.com, Kamis (6/6/2024).
Meskipun demikian, pernyataan Asus menimbulkan reaksi negatif dari beberapa pengguna, yang menganggap perusahaan mencoba menghindari tanggung jawab garansi dengan dalih kesalahan komunikasi.
Kritik ini datang setelah masalah serupa dengan produk motherboard tahun sebelumnya, yang meningkatkan skeptisisme terhadap ketulusan permintaan maaf Asus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 54 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






