Peran Penting Fintech sebagai Pendorong Utama Digitalisasi

AKURAT.CO - Dalam langkah besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menggarisbawahi peran penting fintech sebagai pendorong utama proses digitalisasi. Dengan 215 juta pengguna internet di Indonesia pada 2022-2023, sebanyak 28,98 persen di antaranya mengakses konten ekonomi, keuangan dan bisnis.
Fintech telah menunjukkan pertumbuhan melalui transaksi pembayaran digital yang meningkat 43,45 persen (YoY), mencapai Rp 835,84 triliun. Kemitraan strategis antara OY! dengan Danamon dan BRI menjadi perubahan besar dalam menyediakan solusi pembayaran terintegrasi, mendukung ekonomi berkelanjutan.
Dalam menghadapi perkembangan ini, Danamon dan OY! Indonesia bersatu untuk menyajikan inovasi keuangan, memperkuat layanan pengiriman dan penerimaan uang, serta manajemen kas dan pengeluaran untuk meningkatkan arus kas bisnis melalui real-time settlement.
"Melalui kerja sama strategis bersama OY! Indonesia, kami berharap dapat mendorong perluasan program inklusi keuangan nasional dengan menjangkau masyarakat Indonesia yang belum tersentuh sistem keuangan formal," ujar Indradi Patmawidjaja selaku Transaction Banking Digital & Customers Experience Head PT Bank Danamon Indonesia, saat Press Conference Inklusi Keuangan Dorong Kemajuan Ekonomi 2024 di Kota Kasablanka Mall Jakarta, Rabu (24/01/2024).
BRI juga melihat pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan bank, menciptakan layanan digital lebih praktis dan efisien. Kolaborasi dengan OY! Indonesia, termasuk penyediaan BRIVA, menjadi langkah penting dalam mendukung pertumbuhan third-party logistic terbesar di Asia.
Melalui fasilitas Cash Deposit Machine (CDM) dari OY! Indonesia, BRI dan Indomarco merasakan peningkatan arus kas yang signifikan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan dan efektivitas manajemen keuangan, memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








