Akurat

CEO OpenAI Gagas Rencana Global untuk Membuat Chip AI dengan Dana Miliaran Dolar

Petrus C. Vianney | 22 Januari 2024, 14:56 WIB
CEO OpenAI Gagas Rencana Global untuk Membuat Chip AI dengan Dana Miliaran Dolar

AKURAT.CO - Sam Altman, CEO OpenAI, tengah memimpin upaya penggalangan dana miliaran dolar untuk proyek chip AI yang ambisius.

Dikutip dari Bloomberg.com, Minggu (21/01/2024), Sam Altman berusaha mengumpulkan dana besar untuk mendukung proyek chip AI. Rencananya termasuk pembentukan "jaringan pabrik" yang tersebar di berbagai negara, melibatkan kerja sama dengan produsen chip terkemuka yang belum diungkapkan namanya.

Pentingnya memiliki cukup chip untuk menjalankan model AI menjadi fokus utama. Perusahaan seperti Nvidia telah mengalami lonjakan nilai di atas $1 triliun berkat popularitas GPU H100 yang digunakan oleh model AI terkenal seperti GPT-4 dan Gemini.

Baca Juga: Ingin Cerdas Seperti Sam Altman Sang Pencipta OpenAI? Ini Daftar Makanan Yang Bisa Meningkatkan Kekuatan Otak

Dalam perlombaan untuk memproduksi lebih banyak chip bertenaga tinggi, Altman menghadapi tantangan biaya dan keterbatasan pabrik yang mampu membuat chip kelas atas. Investor seperti SoftBank Group dan G42 dilaporkan tertarik untuk mendukung proyek OpenAI ini.

Selain OpenAI, perusahaan lain seperti Microsoft dan Amazon juga merancang chip AI mereka sendiri. Google menggunakan kecerdasan buatan DeepMind untuk merancang prosesor AI seperti Tensor Processing Unit (TPU).

Perkembangan ini mencerminkan tren industri di mana perusahaan besar berlomba-lomba memproduksi chip AI untuk memenuhi kebutuhan model semakin kompleks.

Nvidia, sebagai pemimpin dominan, mengumumkan chip GH200 Grace Hopper generasi berikutnya untuk mempertahankan posisinya. Sementara AMD, Qualcomm dan Intel juga meluncurkan prosesor mendukung model AI di berbagai perangkat.

Perlombaan ini menandai langkah signifikan dalam evolusi teknologi AI di berbagai sektor industri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.