Dukung Israel Melawan Hamas, Ini Daftar Bisnis Elon Musk, Netizen Auto Boikot?

AKURAT.CO - Elon Musk, yang dikenal sebagai CEO SpaceX dan Tesla, baru saja menyatakan dukungan kuatnya pada Israel dalam konflik dengan Hamas di Jalur Gaza.
Pertemuan Musk dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tidak hanya simbolis, tetapi juga memiliki dampak konkret terkait penggunaan layanan komunikasi Starlink milik SpaceX di Jalur Gaza.
Kesepakatan ini dipandang sebagai dukungan nyata dari Musk terhadap Israel dalam konflik tersebut, menegaskan keterlibatannya dalam situasi yang sulit.
Baca Juga: Tesla Wajib Waspada, Xiaomi Dapat Izin Produksi Mobil Listrik
Dikutip dari Executiveheadlines.com, Kamis (30/11/2023), Elon Musk, selain dikenal sebagai CEO Tesla dan SpaceX, juga memiliki sejumlah perusahaan lain di bawah naungannya:
1. SpaceX
Perusahaan senilai $100 miliar ini menyediakan layanan transportasi luar angkasa dan komunikasi. Berdiri sejak 2002, SpaceX dikenal dengan misinya mengurangi biaya transportasi ke luar angkasa dan mengembangkan teknologi untuk kolonisasi Mars.
2. Tesla
Tesla Inc. adalah perusahaan otomotif terbesar dengan nilai lebih dari $1 triliun. Selain merancang dan memproduksi kendaraan listrik, Tesla juga memproduksi penyimpanan energi baterai, panel surya dan genteng surya.
3. SolarCity and Tesla Energy
Mengembangkan sistem energi surya dan baterai, fokusnya adalah pada kebutuhan energi untuk rumah, bisnis dan industri. Tesla Energy, anak perusahaan dari Tesla Inc., adalah hasil akuisisi SolarCity.
4. Neuralink
Perusahaan neuroteknologi ini berfokus pada pengembangan antarmuka mesin-otak yang dapat ditanamkan.
5. The Boring Company
Perusahaan ini menawarkan jasa pembangunan infrastruktur dan terowongan untuk mengatasi masalah lalu lintas di kota-kota besar.
6. X/Twitter
Elon Musk juga baru saja mengakuisisi Twitter, platform layanan mikroblog dan jejaring sosial yang memiliki sekitar 400 juta pengguna aktif.
Dengan kehadiran Musk yang kuat dalam berbagai bidang, pertemuannya dengan Netanyahu menjadi sorotan dalam dukungannya pada Israel serta keterlibatannya dalam industri teknologi yang revolusioner.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








