Tawarkan Tingkat Privasi Lebih Tinggi, WhatsApp Uji Fitur Baru Catatan Suara, Cuma Bisa Sekali Dengar?

AKURAT.CO - Aplikasi perpesanan populer WhatsApp kini sedang melakukan uji coba pada fitur baru yang berpotensi mengubah cara kita menggunakan catatan suara. Dikutip Akurat.co dari Wabetainfo.com, Senin (23/10/2023), pembaruan terbaru ini membawa perubahan signifikan pada cara pesan suara dikelola dalam platform.
Pesan suara pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 dan sejak itu menjadi alat komunikasi penting bagi banyak pengguna. Dalam beberapa kasus, pesan suara menjadi pilihan utama ketika teks biasa tidak cukup.
Namun, perubahan ini adalah tentang meningkatkan privasi. Jadi, dalam hal ini, apa yang sedang diuji WhatsApp adalah kemampuan untuk mengirim catatan suara yang hanya dapat didengarkan sekali. Ini sebanding dengan fitur 'Lihat Sekali' yang diperkenalkan oleh Meta, pemilik WhatsApp, pada tahun 2021 untuk foto dan video.
Baca Juga: Simak Cara Buat Stiker AI Di WhatsApp, Anti Ribet Cuma 5 Menit!
Dengan 'Lihat Sekali' pesan akan menghilang selamanya setelah penerima membukanya. Ini dapat dianggap sebagai langkah besar dalam menjaga privasi pengguna. Ini berarti pesan suara Anda hanya bisa didengar satu kali dan tidak dapat diteruskan ke orang lain. Ini juga berlaku sebaliknya yang berarti Anda sebagai pengirim pesan suara tidak akan pernah bisa mendengarkan pesan tersebut lagi.
Untuk mencoba fitur ini, pengguna yang mengikuti versi beta dapat dengan mudah mengetuk ikon 1 kecil yang muncul di sebelah kanan ikon gelombang catatan suara saat merekam pesan suara. Ikon ini mirip dengan yang digunakan untuk mengirim gambar atau video 'Lihat Sekali'.
Sementara ada laporan sebelumnya yang menyarankan bahwa fitur 'Lihat Sekali' akan diperluas ke pesan teks, belum ada berita resmi lebih lanjut tentang kapan atau apakah fitur ini akan diimplementasikan.
Dengan uji coba fitur ini, WhatsApp berusaha untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan privasi pengguna, tetapi juga memberikan lebih banyak pilihan dalam berkomunikasi melalui aplikasinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








