Akurat

Penyebab Charger HP Cepat Rusak dan Tips Agar Lebih Tahan Lama

Eko Krisyanto | 23 Januari 2026, 23:44 WIB
Penyebab Charger HP Cepat Rusak dan Tips Agar Lebih Tahan Lama

AKURAT.CO Charger ponsel sering kali menjadi aksesori yang paling cepat “menyerah,” bahkan sebelum usia smartphone itu sendiri terasa tua.

Baru beberapa bulan dipakai, adaptor mulai panas berlebihan, kabel harus dimiringkan agar bisa mengisi daya, atau ponsel sama sekali tak merespons saat dicolokkan. Situasi ini bukan kejadian langka, melainkan masalah yang dialami banyak pengguna ponsel di berbagai kalangan.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat charger HP cepat rusak? Apakah semata karena kualitas barang, atau justru karena kebiasaan pengguna yang selama ini dianggap sepele?

Baca Juga: Banyak Limbah Charger, AS Terapkan Charger USB Tipe C

Masalah Sehari-hari yang Sering Diabaikan

Charger yang terdiri dari adaptor dan kabel berperan penting dalam menjaga performa baterai ponsel.

Tanpa pengisian daya yang stabil dan aman, baterai akan cepat menurun kualitasnya.

Ironisnya, meski digunakan setiap hari, charger sering kali luput dari perhatian dalam hal perawatan.

Banyak orang baru menyadari kerusakan saat ponsel tidak kunjung terisi, adaptor terasa panas tidak wajar, atau muncul peringatan pengisian daya tidak normal. Pada titik ini, kerusakan biasanya sudah terjadi cukup parah.

Bukan Sekadar Jatuh, Ini Penyebab Charger Cepat Rusak

Kerusakan charger memang bisa disebabkan oleh benturan atau terjatuh. Namun, dalam banyak kasus, penyebab utamanya justru berasal dari kebiasaan penggunaan sehari-hari dan kondisi sekitar.

Salah satu faktor yang sering tidak disadari adalah ketidakstabilan tegangan listrik. Arus listrik rumah yang naik-turun, terutama di daerah dengan beban listrik tinggi, dapat membuat adaptor bekerja lebih keras dari seharusnya. Lonjakan tegangan mendadak berisiko merusak komponen internal adaptor, meskipun dari luar tampak baik-baik saja.

Selain itu, kebiasaan mengisi daya terlalu lama, seperti meninggalkan ponsel terhubung ke charger semalaman, juga memberi tekanan berlebih pada adaptor.

Panas yang terus-menerus muncul dalam durasi panjang mempercepat penurunan kualitas komponen di dalamnya.

Charger Murah, Risiko Lebih Mahal

Faktor lain yang sering menjadi biang masalah adalah kualitas charger itu sendiri.

Charger non-resmi atau berkualitas rendah memang menggoda karena harganya murah dan mudah ditemukan.

Namun, perangkat ini umumnya tidak dibekali sistem pengaman arus dan panas yang memadai.

Akibatnya, arus listrik yang dialirkan ke ponsel menjadi tidak stabil.

Dalam jangka panjang, bukan hanya charger yang rusak, tetapi juga baterai ponsel ikut terdampak.

Banyak kasus baterai cepat drop atau ponsel mudah panas berawal dari penggunaan charger yang tidak sesuai standar.

Kerusakan Kecil di Port, Dampaknya Bisa Besar

Masalah pengisian daya tidak selalu berasal dari adaptor atau kabel.

Port USB yang longgar, kotor, atau aus dapat menghambat aliran listrik. Tanda-tandanya antara lain pengisian daya yang terputus-putus atau harus menahan kabel di posisi tertentu agar tetap terhubung.

Jika kerusakan terjadi pada adaptor, solusi biasanya cukup dengan mengganti unit baru. Namun, bila port USB pada ponsel yang bermasalah, penanganannya perlu lebih serius dan sebaiknya dilakukan di tempat servis resmi.

Cipratan Air

Kontak dengan air atau cairan lain juga menjadi penyebab charger cepat rusak yang sering luput dari perhatian.

Charger yang terkena cipratan air, diletakkan di tempat lembap, atau digunakan dengan tangan basah berisiko mengalami korsleting internal.
Kerusakan jenis ini sering tidak terlihat dari luar.

Charger tampak normal, tetapi tidak mampu lagi menyalurkan daya secara optimal.

Main HP Sambil Dicas, Kebiasaan yang Paling Merusak

Salah satu kebiasaan paling umum sekaligus paling berbahaya adalah menggunakan ponsel saat sedang diisi daya. Aktivitas ini membuat ponsel dan adaptor bekerja bersamaan, sehingga suhu meningkat drastis.

Jika dilakukan terus-menerus, panas berlebih tidak hanya merusak charger, tetapi juga mempercepat degradasi baterai dan berisiko mengganggu sistem internal ponsel.

Dalam jangka panjang, kerusakan yang muncul bisa jauh lebih mahal dibandingkan harga charger baru.

Lingkungan Turut Menentukan Usia Charger

Tidak banyak yang menyadari bahwa lingkungan sekitar juga berpengaruh pada keawetan charger.

Mengisi daya di tempat panas, terpapar sinar matahari langsung, atau di ruangan tanpa sirkulasi udara yang baik dapat mempercepat kenaikan suhu adaptor.

Charger idealnya digunakan di ruangan bersuhu sejuk dan kering.

Kondisi lingkungan yang tepat membantu menjaga suhu kerja adaptor tetap stabil.

Baca Juga: Trend Kurangi Aksesori, OPPO Tetap Sertakan Kepala Charger Diperangkat Barunya

Cara Merawat Charger Agar Lebih Awet

Agar charger tidak cepat rusak, perawatan sederhana bisa dilakukan sejak awal.

Gunakan charger asli atau yang sudah bersertifikasi, hindari mengecas ponsel sambil digunakan, dan cabut charger dari stop kontak saat tidak dipakai.

Pastikan kabel tidak tertekuk tajam dan simpan adaptor di tempat kering.

Selain itu, perhatikan kondisi listrik di rumah. Penggunaan stabilizer atau stop kontak dengan pengaman arus dapat menjadi langkah pencegahan tambahan.

Kerusakan charger bukanlah hal sepele. Selain mengganggu aktivitas harian, charger yang bermasalah juga berpotensi merusak baterai dan komponen ponsel lainnya. Dengan memahami penyebab charger cepat rusak dan membiasakan penggunaan yang lebih bijak, pengguna bisa memperpanjang usia charger sekaligus menjaga performa ponsel tetap optimal.

Mutiara MY (Magang) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R