16 Miliar Data Bocor, Kaspersky Ingatkan Ancaman Malware Infostealer yang Semakin Luas

AKURAT.CO Kaspersky menanggapi laporan kebocoran data masif yang mencakup 16 miliar catatan. Data ini disebut berasal dari gabungan 30 pelanggaran sejak awal 2024 yang dikumpulkan tim Cybernews.
Menurut Kaspersky, malware jenis infostealer menjadi biang utama dalam pencurian data ini. Telemetri internal mereka menunjukkan peningkatan 21 persen serangan infostealer secara global dari 2023 ke 2024.
Malware ini dirancang untuk mencuri kredensial, cookie dan data sensitif lainnya dari perangkat korban. Informasi yang dicuri tersebut kemudian dijual di dark web.
Alexandra Fedosimova, Analis Digital Footprint di Kaspersky, menjelaskan bahwa kumpulan 16 miliar data ini kemungkinan berisi banyak duplikat. Penyebabnya adalah penggunaan ulang kata sandi oleh pengguna.
"Kumpulan data (log) ini terutama diperoleh oleh penjahat dunia maya melalui infostealer," ujar Alexandra, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Senin (23/6/2025).
Sementara itu, Dmitry Galov, Kepala Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky (GReAT) menyebut kasus ini mencerminkan perkembangan industri kejahatan siber. Ia menilai pencurian data kini semakin terstruktur dan meluas.
"Yang perlu diperhatikan dalam kasus ini bukanlah fakta adanya pelanggaran berskala besar atau beberapa pelanggaran itu sendiri," katanya.
Anna Larkina, Pakar Analisis Konten Web di Kaspersky, mengingatkan pengguna untuk lebih peduli terhadap keamanan digital. Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan agar data tetap terlindungi.
"Perbarui kata sandi Anda secara berkala dan aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) jika belum diaktifkan," imbau Anna.
Pengguna juga diimbau untuk waspada terhadap penipuan berbasis data bocor. Salah satunya adalah rekayasa sosial yang memanfaatkan informasi pribadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







