Akurat

Samsung Galaxy A16 5G Akan Dapat Dukungan Perangkat Lunak Lebih Lama dari iPhone

Petrus C. Vianney | 10 Oktober 2024, 13:06 WIB
Samsung Galaxy A16 5G Akan Dapat Dukungan Perangkat Lunak Lebih Lama dari iPhone

AKURAT.CO Samsung Galaxy A16 5G kini resmi diluncurkan. Smartphone ini menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan Galaxy A15 dengan harga yang tetap terjangkau.

Namun, fitur paling menonjol dari Galaxy A16 5G adalah dukungan perangkat lunaknya. Ponsel ini akan menerima hingga enam pembaruan utama Android, menjadikannya yang pertama di kelasnya.

Tren dukungan perangkat lunak jangka panjang ini sebelumnya diperkenalkan oleh Google dengan Pixel 8, yang menerima pembaruan selama tujuh tahun. Samsung kini mengikuti tren ini dengan Galaxy S24, dan lebih jauh lagi dengan Galaxy A16 5G.

Ponsel ini dijual dengan harga sekitar €249 (sekitar Rp4,1 jutaan) di Eropa dan menjadi perangkat termurah yang menawarkan pembaruan Android penuh hingga enam tahun, melampaui iPhone yang biasanya hanya mendapatkan pembaruan hingga lima tahun.

Baca Juga: Samsung Isyaratkan Fitur Galaxy AI Akan Berbayar Mulai 2025

Meskipun demikian, Samsung memperingatkan bahwa durasi dukungan perangkat lunak ini bisa berubah. Hal ini menandakan mungkin saja jumlah pembaruan tidak sesuai janji awal.

Spesifikasi dan Fitur Galaxy A16 5G

Galaxy A16 5G hadir dengan layar AMOLED 6,7 inci dan refresh rate 90Hz, lebih besar dan canggih dari pendahulunya. Ponsel ini juga dilengkapi sertifikasi tahan debu dan air IP54, menjadikannya lebih tangguh.

Dikutip dari Nextpit.com, Rabu (9/10/2024), ditenagai oleh chipset Exynos 1330 atau MediaTek 6300, perangkat ini tersedia dalam varian RAM 4 GB atau 8 GB.

Sistem kamera mencakup sensor utama 50 MP, kamera ultrawide 5 MP, serta kamera makro 2 MP. Sementara, kamera depan 13 MP masih dipertahankan.

Dengan spesifikasi dan dukungan jangka panjangnya, Galaxy A16 5G merupakan ponsel terjangkau.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.