Pengguna Google, Facebook dan Amazon Jadi Target Utama Pencurian Kredensial di 2024

AKURAT.CO Penelitian terbaru dari Kaspersky mengungkapkan bahwa pengguna Google, Facebook dan Amazon menjadi target utama serangan phishing di tahun 2024.
Ketiga merek ini mendominasi daftar sasaran penjahat siber yang berusaha mencuri kredensial, seperti nama pengguna dan kata sandi. Serangan phishing pada ketiga merek ini meningkat hampir 1,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Laporan Kaspersky menunjukkan bahwa selama tahun 2024, terjadi hampir 26 juta upaya untuk mengakses situs palsu yang meniru 25 merek global. Kaspersky berhasil memblokir lebih dari 4 juta upaya yang menargetkan akun Google, 3,7 juta upaya akun Facebook dan Amazon dengan sekitar 3 juta upaya.
Selain ketiga merek tersebut, Microsoft dan DHL juga masuk dalam daftar lima besar target phishing, dengan masing-masing 2,8 juta dan 2,6 juta upaya serangan. Penjahat siber juga menargetkan merek-merek lain seperti PayPal, Mastercard, Apple, Netflix dan Instagram.
Kaspersky mencatat bahwa phishing yang menargetkan Google meningkat lebih dari tiga kali lipat pada tahun 2024, sedangkan serangan terhadap Mastercard naik 210 persen. Serangan terhadap Facebook dan Netflix juga meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Olga Svistunova, pakar keamanan di Kaspersky, mengungkapkan bahwa peningkatan upaya phishing pada Google sangat mengkhawatirkan karena akun Gmail dapat memberikan akses ke berbagai layanan lainnya.
"Microsoft mengalami penurunan klik pada sumber daya phishing. Karena merek ini sering menjadi sasaran phishing kredensial perusahaan," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Rabu (4/9/2024).
Selain itu, merek-merek lain seperti HSBC dan eBay juga mengalami peningkatan signifikan dalam upaya phishing. HSBC mengalami peningkatan delapan kali lipat menjadi 240.000 upaya, sementara eBay mengalami peningkatan tiga kali lipat menjadi lebih dari 300.000 serangan.
Untuk mengurangi risiko serangan phishing, Kaspersky merekomendasikan agar perusahaan rutin memantau tren online, memberikan edukasi kepada pelanggan dan segera melaporkan situs phishing yang mencurigakan kepada pihak berwenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








