Akurat Logo

Aktivitas Kejahatan Dunia Maya di Telegram Melonjak 53% di Tahun 2024

Petrus C. Vianney | 3 Juli 2024, 22:45 WIB
Aktivitas Kejahatan Dunia Maya di Telegram Melonjak 53% di Tahun 2024

AKURAT.CO Pada tahun 2024, aktivitas kejahatan dunia maya di platform Telegram mengalami lonjakan signifikan sebesar 53 persen, menurut analisis terbaru dari tim Kaspersky Digital Footprint Intelligence.

Semakin banyak penjahat dunia maya menggunakan Telegram untuk berbagai kegiatan kriminal, termasuk penipuan, distribusi data yang bocor dan perdagangan layanan ilegal seperti pencairan dana dan pemalsuan dokumen.

Menurut data Tim Kaspersky Digital Footprint Intelligence, volume postingan semacam itu meningkat drastis sebesar 53 persen dari Mei hingga Juni 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Menemukan atau membuat komunitas di Telegram relatif mudah dan dikombinasikan dengan faktor-faktor lain, memungkinkan berbagai saluran, termasuk saluran penjahat dunia maya, untuk mengumpulkan audiens dengan cepat," ujar Alexei Bannikov selaku analis di Kaspersky Digital Footprint Intelligence, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Rabu (3/7/2024).

Perbedaan utama antara kejahatan di Telegram dan di forum dark web adalah akses yang lebih mudah di Telegram, di mana seseorang dapat dengan cepat membuat akun dan bergabung dengan komunitas kriminal tanpa hambatan teknis yang signifikan.

Selain itu, Telegram juga digunakan oleh peretas untuk melancarkan serangan DDoS dan aktivitas merusak lainnya terhadap target mereka. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya untuk dengan cepat menyebarkan konten melalui saluran mereka.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.