Akurat

Selain Bumi, Ini 5 Planet Yang Punya Fenomena Hujan

| 18 September 2023, 15:38 WIB
Selain Bumi, Ini 5 Planet Yang Punya Fenomena Hujan

AKURAT.CO Hujan adalah sebuah fenomena alam yang umum terjadi di berbagai belahan bumi, terutama ketika musim hujan tiba. Beberapa wilayah di Bumi juga mengalami hujan es yang biasanya terjadi saat cuaca sangat ekstrem. Namun, bagaimana dengan planet-planet lain di luar bumi? Apakah fenomena hujan juga terjadi di sana? 

Ternyata, di luar bumi, terjadinya hujan tidak selalu disebabkan oleh uap air yang membentuk awan dan kemudian turun sebagai tetesan air. Hujan di planet lain bisa disebabkan oleh reaksi antara molekul tertentu dengan kondisi suhu yang berbeda dalam atmosfer.
 
Dikutip dari berbagai sumber, Senin (18/9/2023), berikut ini 5 planet yang juga mengalami fenomena hujan.
 
 
5 Planet yang Mengalami Fenomena Hujan

1. Hujan berlian di Saturnus

Saturnus merupakan salah satu planet dalam Tata Surya yang berjarak sekitar 1,4 miliar kilometer dari Bumi, memiliki fenomena hujan yang unik yaitu hujan berlian. 
 
Fenomena ini dimulai dengan badai petir yang sangat kuat dengan 10 sambaran petir per detik. Saat badai petir terjadi, suhu di atmosfer Saturnus menjadi sangat panas dan menyebabkan molekul metana pecah. 
 
Hal ini menghasilkan atom karbon yang berjatuhan ke permukaan planet. Atom-atom karbon ini berubah menjadi grafit saat melintasi lapisan atmosfer Saturnus yang padat dan berlapis-lapis, hingga akhirnya mereka terkena tekanan tinggi dan pecah menjadi potongan-potongan berlian kecil.
 
 
Venus adalah planet yang dikenal sebagai bintang kejora, juga memiliki fenomena hujan yang menarik yaitu hujan asam sulfat. 
 
Atmosfer Venus penuh dengan awan asam sulfat. Namun, karena suhu di permukaan planet ini mencapai sekitar 480 derajat Celsius, hujan asam sulfat hanya dapat mencapai jarak 25 kilometer dari permukaan sebelum menguap menjadi gas.

3. Hujan metana di Titan
 
Titan bukanlah planet, melainkan bulan terbesar Saturnus. Namun, Titan memiliki fenomena hujan unik yang mirip dengan planet lain. 
 
Hujan di Titan terjadi dalam bentuk turunnya metana es. Bulan ini memiliki siklus metana yang mirip dengan siklus air di Bumi. Metana mengisi danau di Titan, kemudian menguap menjadi awan dan akhirnya turun sebagai hujan, memulai siklus ini lagi. 
 
Karena suhu di permukaan Titan sangat dingin sekitar minus 179 derajat Celsius, metana tetap dalam bentuk cair di sana, dan ini yang memungkinkannya untuk menjadi bagian dari siklus hujan.

4. Hujan horizontal di planet HD 189733b
 
Planet HD 189733b terletak di luar Tata Surya dan memiliki fenomena hujan yang unik. Planet ini juga dikenal sebagai Jupiter panas. Planet ini mungkin mengalami hujan secara horizontal bukan vertikal. 
 
Hal ini disebabkan oleh kecepatan angin yang sangat tinggi dan suhu yang diperkirakan lebih dari 1000 derajat Celsius di atmosfer planet ini. Warna biru yang terlihat pada HD 189733b dianggap sebagai partikel silikat atau bahan pembuat kaca alami.
 
Baca Juga: Masihkah Bumi Layak Dihuni?

5. Hujan berlian di Neptunus
 
Neptunus merupakan planet lain dalam Tata Surya dan juga mengalami hujan berlian yang mirip dengan Saturnus. Atmosfer Neptunus sebagian besar terdiri dari hidrogen, helium dengan jejak hidrokarbon dan kemungkinan nitrogen.
 
Cuaca di Neptunus ditandai oleh badai yang kuat dengan kecepatan angin mencapai hampir 2160 kilometer per jam. Meskipun atmosfer Neptunus berbeda dari Saturnus, kondisinya membuat hujan berlian dapat terbentuk.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Editor
Wahyu SK