Akurat Logo

Canggih! Ada Inovasi Toilet Daur Ulang di Bandung

Muhammad Ghifani Ramadifa | 1 April 2022, 14:25 WIB
Canggih! Ada Inovasi Toilet Daur Ulang di Bandung

AKURAT.CO, Reinvented toilet atau toilet daur ulang belum lama ini diresmikan di Pasirluyu, Kota Bandung pada Selasa (29/3/2022). Toilet daur ulang ini merupakan inovasi dari PT SCG (Siam Cement Group) Indonesia yang menerapkan prinsip ESG (Environment, Social, Governance) dan ekonomi sirkular.

Dalam acara peresmian dan serah terima fasilitas toilet daur ulang tersebut, dihadiri juga oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ia menyampaikan bahwa, peresmian toilet daur ulang merupakan satu gagasan teknologi yang dirinya tunggu-tunggu.

Sebab, kehadiran toilet daur ulang ini bisa menjadi solusi dalam mengurangi pencemaran Sungai Citarum, yang sebagian besar bersumber dari limbah permukiman.

"Teknologi ini pertama kali di Indonesia. Sejarah toilet canggih daur ulang ada di Pasirluyu," kata Ridwan Kamil, dilansir dari laman Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam menghadirkan inovasi ini, SCG merevitalisasi bangunan toilet lama di Pasirluyu menjadi toilet canggih yang dapat mendaur ulang air limbah rumah tangga menjadi air bebas patogen.

Air tersebut dapat digunakan untuk pembilasan toilet, serta mengurangi risiko pencemaran lingkungan akibat limbah yang tidak terurai optimal. 

Fasilitas toilet umum ini terdiri dari lima bilik toilet, enam unit urinal, dan area cuci yang dapat dimanfaatkan oleh lebih dari 30 keluarga atau 150 warga Pasirluyu. 

"Proyek Reinvented Toilet mengusung Teknologi Aquonic 600 dan konsep Speed Bathroom yang efisien. Setiap hari, Aquonic 600 mampu menampung dan mengolah hingga 600 liter limbah," kata Presiden Direktur PT SCG Indonesia, Chakkapong Yingwattanathaworn. 

Ia juga mengatakan, pihaknya optimis, proyek ini dapat menjadi salah satu upaya penanganan limbah domestik, edukasi dan pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan penelitian yang merupakan tiga dari dua belas Program Prioritas Citarum Harum Juara.

Melalui media sosial, Twitter, Ridwan Kamil juga menjelaskan secara singkat mengenai konsep toilet daur ulang ini.

"Konsepnya setiap air bekas dipakai, akan selalu didaur ulang di dua tabung secara teknologis dan dipakai untuk bilas kembali dan begitu seterusnya," tulisnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sistem pembangunan toilet daur ulang ini berbentuk modul-modul bangunan, sehingga di lokasi tinggal dirakit dan selesai dalam kurang dari sebulan.

Toilet daur ulang (Torang) ini akan terus diperbanyak di permukiman yang berbatasan dengan sungai-sungai yang berhubungan dengan Sungai Citarum.

"InsyaAllah, Sungai Citarum makin jernih dengan naik kelasnya sanitasi masyarakat di sepanjang Sungai Citarum," papar Ridwan Kamil.

Adapun pemilihan lokasi proyek di Pasirluyu adalah kondisi MCK umum setempat belum memenuhi standar PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat). Selain itu, menurut Ridwan Kamil, panjang Sungai Citarum yang ratusan kilometer, pencemarannya sebagaian besar bersumber dari kotoran, limbah industri, maupun limbah pemukiman.

Dengan adanya toilet daur ulang, diklaim dapat mewujudkan misi 100 persen ODF (Open Defecation-Free) di Bandung atau gerakan stop buang air besar sembarangan. 

Selain itu, pasca penyerahan, SCG akan menjalankan fase monitoring bekerja sama dengan Fakultas Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menguji kualitas air secara berkala.

Kerjasama tersebut akan dilaksanakan selama satu tahun sebagai bentuk dari pendampingan dan pengawasan proyek dari SCG.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.