KPK Bantah Tambahan Anggaran 2027 Khusus untuk Perkuat OTT

AKURAT.CO Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, membantah usulan penambahan pagu anggaran KPK tahun anggaran 2027 secara khusus ditujukan untuk menambah dan memperkuat operasi tangkap tangan (OTT).
Setyo menjelaskan, tambahan anggaran tersebut merupakan bagian dari kebutuhan KPK secara keseluruhan, mulai dari penindakan, pencegahan, pendidikan, koordinasi, supervisi, hingga dukungan manajemen dan teknologi.
Untuk 2027, KPK memperoleh pagu anggaran sebesar Rp1,447 triliun. Namun, berdasarkan perhitungan internal, kebutuhan riil KPK mencapai Rp2,222 triliun.
“Oh enggak, ini anggaran secara keseluruhan ya. Pertama kan kita bicaranya tentang pagu anggaran 2027 yang nilainya jumlahnya Rp1,447 triliun. Nah dari situ kan kemudian dihitung ada kekurangan karena sebenarnya yang riil yang dibutuhkan adalah Rp2,222 triliun,” kata Setyo di Kompleks Parlemen, Senin (1/9/2026).
Dengan demikian, terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp774 miliar. Setyo menegaskan, kebutuhan tersebut tidak hanya untuk kegiatan penindakan, tetapi mencakup seluruh aktivitas pemberantasan korupsi.
“Kekurangannya kalau dibulatkan adalah Rp774 miliar. Nah kekurangan ini bagian daripada seluruh aktivitas yang dilakukan untuk melakukan kegiatan pemberantasan korupsi, baik itu penindakan, pencegahan, pendidikan, koordinasi, supervisi, termasuk dukungan manajemen dan informasi serta data,” jelasnya.
Menurut Setyo, penghitungan kebutuhan anggaran telah melalui pembahasan dan pengkajian dengan mempertimbangkan target kerja yang telah ditetapkan KPK.
“Kami realistis melakukan pembahasan, pengkajian untuk bisa menentukan angka itu ya semaksimal mungkin tentu dengan capaian target yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan bahwa usulan tambahan Rp774 miliar tersebut merupakan gabungan dari seluruh kebutuhan lembaga.
“Jadi itu gabungan secara keseluruhan semuanya,” tegas Setyo.
KPK Usulkan Tambahan Rp774 Miliar
Sebelumnya, KPK mengusulkan penambahan pagu anggaran tahun anggaran 2027 sebesar Rp774,31 miliar.
Setyo mengatakan, berdasarkan surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, KPK memperoleh alokasi pagu anggaran 2027 sebesar Rp1.447,8 miliar.
Angka tersebut turun sekitar Rp134 miliar atau 8,4 persen dibandingkan dengan DIPA KPK tahun 2026.
KPK kemudian mengusulkan tambahan anggaran untuk menjalankan dua program utama, yakni Program Dukungan Manajemen sebesar Rp155,68 miliar sehingga totalnya menjadi Rp1.406,81 miliar.
Baca Juga: KPK Usulkan Tambahan Anggaran Rp774,31 Miliar untuk 2027
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










