Soroti Kasus Korupsi Batu Bara, GMNI: Penegakan Hukum Harus Bebas Intervensi Politik!

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) di bawah kepemimpinan Risyad-Patra, menyoroti tajam dinamika hubungan antara Polri, TNI, dan Kejaksaan belakangan ini.
Hal ini mencuat di tengah penyidikan dugaan korupsi pasokan batu bara yang disinyalir menjadi biang kerok pemadaman listrik massal (blackout) di Sumatera dan sejumlah wilayah lainnya.
Ketua Bidang Politik DPP GMNI, Bung Fairuz Nasution, menilai bahwa rangkaian peristiwa mulai dari pengamanan rumah jaksa oleh TNI hingga kabar kedatangan personel TNI ke Polda Metro Jaya telah memicu beragam spekulasi liar di tengah masyarakat.
Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat meredam persepsi disharmoni antar-institusi tersebut agar tidak menggerus kepercayaan publik.
"Kita tidak boleh terburu-buru menyimpulkan terjadi konflik antar-institusi. Namun, negara juga tidak boleh membiarkan ruang spekulasi berkembang tanpa penjelasan yang memadai. Masyarakat butuh kepastian bahwa seluruh institusi negara tetap bekerja dalam koridor konstitusi," ujar Fairuz dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/7/2026).
Fairuz menegaskan, substansi utama yang wajib dikawal publik adalah proses hukum dugaan korupsi sektor energi, bukan drama dinamika antar-lembaga yang berpotensi mengalihkan perhatian.
Jika benar korupsi batu bara ini yang merusak pasokan listrik hingga menyengsarakan jutaan warga, maka ini adalah kejahatan sistemik yang sangat serius.
Fokus Utama: Pembongkaran rantai korupsi sektor energi berdasarkan alat bukti yang sah.
Dampak Nyata: Kerugian negara dan terganggunya hajat hidup orang banyak akibat krisis listrik.
Baca Juga: Prabowo Terbang ke NTB untuk Resmikan Lima Bendungan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 5Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









