Setelah Penahanan Silmy Karim, KPK Diminta Periksa Juga Keuangan Krakatau Steel

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, dan 7 pejabat Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan dokumen imigrasi kepada Warga Negara Asing (WNA).
Terkait kasus ini, Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, meminta KPK juga mendalami kemungkinan kantor imigrasi di wilayah lain juga yang melakukan kejahatan serupa atau kejahatan lainnya.
"Ini kesempatan bagi KPK untuk melakukan bersih-bersih di lingkungan kementerian imigrasi dan pemasyarakatan. Apalagi yang diduga terlibat adalah wakil menterinya," kata Fernando, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Silmy Karim Ditahan KPK, Mensesneg Ingatkan Kembali Pesan Presiden Prabowo
Tak hanya itu, KPK juga diminta melakukan pemeriksaan terkait dengan keuangan PT Krakatau Steel. Diketahui, Silmy Karim pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel melalui RUPSLB pada tanggal 6 September 2018 sampai dengan dilantik sebagai Dirjen Imigrasi pada 4 Januari 2023.
Menurutnya, selama kepemimpinan Silmy Karim, Krakatau Steel banyak mendapatkan sorotan karena kegagalannya sehingga membuat perusahaan merugi dan Silmy meninggalkan jabatannya sebelum tuntas.
"Saya menduga bahwa cara Silmy memanfaatkan posisinya sebagai Wamen memperkaya diri juga dilakukan pada saat menjadi Dirut PT KS. Semoga saja KPK atau Kejaksaan Agung mau melakukan pemeriksaan dan menindaklanjutinya," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







